BKSDA Evakuasi Buaya Peliharaan dari Rumah Warga

  • Whatsapp
BKSDA Evakuasi Buaya Peliharaan dari Rumah Warga
Petugas BKSDA saat melakukan evakuasi buaya muara sepanjang 2 meter yang diserahkan oleh warga Cempaka Mulia Barat, Selasa (7/7/2020) sore. ISTIMEWA
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit melakukan evakuasi terhadap seekor buaya muara dari rumah warga di Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kotim, Selasa (7/7/2020) sekitar pukul 14.00 WIB. Buaya peliharaan sepanjang 2 meter tersebut sengaja diserahkan warga ke BKSDA Pos Sampit, karena dikhawatirkan bisa membahayakan keluarganya.

Komando BKSDA Pos Jaga Sampit Muriansyah mengungkapkan, Tim WRU SKW II telah melakukan kegiatan pengamanan dan kegiatan penyerahan satwa liar yang dilindungi undang-undang yaitu satu ekor buaya muara (Crocodilus porusus) dalam kondisi cacat yaitu ujung rahang atas patah.

“Pada hari Rabu, tanggal 1 Juli 2020, Pos Sampit menerima laporan melalui telepon dari warga Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, yaitu H Ibramsyah. Beliau melaporkan bahwa ada memelihara buaya dan berniat menyerahkan buaya tersebut kepada BKSDA.

Pos Sampit meneruskan laporan tersebut kepada pimpinan di Pangkalan Bun,” terang Muriansyah,” Rabu (8/7/2020).

Kemudian pada hari Selasa sekitar pukul 15.00 WIB, tim WRU SKW II melakukan pengamanan dan serah terima buaya.

“Dari keterangan H Ibramsyah, buaya tersebut didapat dari warga di daerah Samuda. Ketika itu ada anak buaya mau dibunuh warga. Karena kasihan, anak buaya tersebut kemudian diminta H Ibramsyah dan di bawa ke kediamannya di Desa Cempaka Mulia Barat,” jelas Muriansyah.

Anak buaya tersebut kemudian dipelihara selama 6 tahun. Ketika ukuran buaya yang semakin besar dan dikhawatirkan dapat membahayakan keluarganya, H Ibramsyah kemudian memutuskan untuk menyerahkannya kepada BKSDA.

“Setelah kegiatan pengamanan dan serah terima selesai, petugas memberikan penjelasan tentang perilaku buaya dan aturannya yaitu UU Konservasi kepada H Ibramsyah dan keluarga,” tambah Muriansyah.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada warga tersebut, karena dengan sukarela sudah menyerahkan buaya muara itu.

“Selasa malam, sekitar pukul 19.00 WIB, buaya dibawa ke Kantor BKSDA di Pangkalan Bun,” pungkasnya. c-arb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas