Pilkada Kalteng, Ben-Ujang Mampu Bangkitkan Ekonomi

  • Whatsapp
Pilkada Kalteng, Ben-Ujang Mampu Bangkitkan Ekonomi
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Hadirnya pasangan Ben Brahim Sion Bahat-Ujang Iskandar membuat peta politik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalimantan Tengah (Kalteng) semakin menarik dan ramai diperbincangkan. Latar belakang keduanya dengan prestasi selama menjabat menjadi sebuah tolok ukur bagi masyarakat dalam memberikan pilihan ke depan.

Ben-Ujang memberikan warna baru bagi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Kalteng. Demikian disampaikan tokoh masyarakat yang juga tokoh agama Kiai H Muchtar Ruslan, menanggapi majunya Ben-Ujang dalam Pilkada Kalteng, Selasa (7/7/2020), di Palangka Raya. Kalteng membutuhkan sosok pemimpin yang mampu membawa perubahan bagi Kalteng dan mengembalikan kepercayaan masyarakat.

“Ben-Ujang memiliki kapabilitas untuk itu, dengan latar belakang yang mereka miliki sebagai kepala daerah adalah sebuah pengalaman penting, untuk memimpin daerah dengan jumlah penduduk yang lebih banyak, dan wilayah yang lebih luas. Keberadaan pasangan Ben-Ujang, membuat terpeliharanya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” kata pria yang akrab disapa Kiai Ruslan ini.

Kualitas yang dimiliki keduanya, kata Kiai Ruslan, akan mampu membawa perubahan ekonomi yang besar bagi Kalteng, di tengah kondisi pandemi yang dihadapi sekarang ini. Masyarakat sekarang sangat kesulitan dalam keadaan yang ada saat ini, harapan besar masyarakat perubahan terjadi pada kondisi ekonomi yang sulit saat ini

Lebih lanjut dia katakan, baru-baru ini mantan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menyampaikan, sekarang ini diperlukan pemimpin yang mumpuni, termasuk Kalteng dalam upaya pemulihan ekonomi. Ini menjadi peringatan bagi masyarakat, bahwa ke depan dalam memilih pemimpin haruslah yang benar-benar mumpuni dalam memimpin.

Pemerintah dan tokoh harus memelihara kepercayaan masyarakat. Bagaimanapun bijaksananya seorang pimpinan, dan mantapnya program kerja, tanpa dukungan masyarakat sulit rasanya untuk menjadi kenyataan. Perjuangan tanpa kenyataan akan menghilangkan kepercayaan. Hilangnya kepercayaan adalah musibah besar dalam perjuangan.ded

iklan atas

Pos terkait

iklan atas