Reksa Finance Tidak Salurkan Kredit Selama Covid-19

  • Whatsapp
Reksa Finance Tidak Salurkan Kredit Selama Covid-19
Herson Rohfendi
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Hingga pertengahan tahun 2020, dampak pandemi virus Corona atau Covid-19 semakin terasa di semua sektor, khususnya terhadap usaha jasa keuangan. Salah satunya adalah perusahaan pembiayaan Reksa Finance.

Herson Rohfendi, Branch Manager Reksa Finance Palangka Raya mengakui bahwa perusahaan pembiayaan tempatnya bekerja tersebut sudah beberapa bulan belakangan ini tidak memberikan kredit bagi debitur, karena wabah Covid-19 yang terus berlangsung.

“Reksa Finance kurang lebih 2 bulan tidak ada pemberian untuk kredit,” bebernya saat dibincangi Tabengan di ruang kerjanya, Jumat (3/7).

Lebih lanjut dikatakan Herson, kebijakan tersebut diambilnya karena kondisi ekonomi yang cenderung fluktuatif. Sehingga, Reksa Finance terjadi penurunan pemberian kredit hingga 50 persen.

“Konsumen kebanyakan juga pelaku usaha. Ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), mereka (debitur) sangat terdampak. Saat PSBB sudah tidak bisa memberikan kredit kepada debitur,” imbuhnya.

Kemudian disebutkan dia, setelah pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan relaksasi dan restrukturisasi kredit, maka para debitur pun mengajukan proses restrukturisasi.

“Ada beberapa debitur minta penundaan, kurang lebih 150 debitur. Reksa Finance memberikan restrukturisasi dalam bentuk penundaan, ada yang 3 sampai 6 bulan,” jelas dia.

Namun Herson juga menambahkan bahwa masyarakat Provinsi Kalteng yang menjadi debitur sangat kooperatif. Sehingga hal tersebut menjadikan nilai plus bagi debitur daerah setempat.

“Konsumen di sini masih ada etika baik, tidak ada yang gunakan kesempatan ini untuk ‘memanfaatkan’. Masyarkat Kalteng memiliki rasa tanggung jawab yang cukup tinggi. Mereka setelah pandemi pasti melakukan pembayaran,” tandasnya. dsn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas