Angin Kencang Terjang 3 Kelurahan di Kotim

  • Whatsapp
Angin Kencang Terjang 3 Kelurahan di Kotim
Rumah seorang warga di Kecamatan MB Ketapang rusak akibat diterjang angin kencang, Kamis (2/7) sore.ISTIMEWA

SAMPIT/tabengan.com – Sedikitnya ada 3 lokasi di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang dihantam angin kencang, Kamis (2/7/2020) sore. Yaitu di Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kelurahan Ketapang dan Kelurahan Sawahan. Kerusakan cukup parah terjadi di Jalan Mohammad Hatta Gang Makarti Kelurahan Ketapang. Atap seng serta dinding rumah yang terbuat dari papan dan kalsiboard rusak parah diterjang angin kencang. Kejadian ini juga melukai seorang warga.

Angin kencang terjadi pada Kamis sekitar pukul 16.25 WIB. Rumah yang jadi sasaran angin kencang adalah rumah sederhana milik Heri Pugoh Setyo Santoso. Saat itu Heri bersama Wawan sedang berada dalam rumah ketika hujan deras. Tanpa diduga, tiba-tiba datang angin kencang menghantam rumah tersebut.

Hantaman angin kencang membuat rumah berukuran 5×8 centimeter tersebut rusak parah. Atap rumah terbawa terbang, dinding yang terbuat dari kalsiboard jebol, pintu dan jendela terlempar cukup jauh.

Kejadian ini menimbulkan korban luka. Seorang warga bernama Marno terkena runtuhan balok kayu atap yang mengakibatkan luka ringan di bagian kepala. Dia kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit untuk diberi pertolongan medis. Kini kondisinya sudah membaik dan bisa kembali beraktivitas.

Camat Mentawa Baru Ketapang, Sutimin, bersama Sekcam, Huzaifah dan Polsek Ketapang mengunjungi lokasi yang dilanda angin kencang, Jumat (3/7/2020). Mereka melihat secara langsung dan mendata kondisi warga serta bangunannya yang rusak akibat angin kencang.

“Kami bersama perwakilan Polsek Ketapang berkunjung ke lokasi yang terkena angin kencang untuk melihat kondisi warga dan bangunan yang rusak, sekaligus melakukan pendataan. Senin laporan akan kami sampaikan ke Dinas Sosial,” terang Sutimin.

Terpisah, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Haji Asan Sampit Nur Setiawan mengatakan, potensi angin kencang memang terpantau pada Kamis sore. Pihaknya bahkan sudah mengeluarkan peringatan dini pada pukul 14.30 WIB terkait potensi hujan deras dan angin kencang di sejumlah lokasi.

“Kalau melihat foto kerusakannya, yang terjadi itu angin kencang, belum termasuk kategori puting beliung. Kalau angin puting beliung, dampak kerusakannya lebih parah dari itu,” tandasnya. c-arb

Pos terkait