1,3 Kilogram Sabu Dimusnahkan

  • Whatsapp
1,3 Kilogram Sabu Dimusnahkan
PALANGKA RAYA/tabengan.com- Pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu digelar jajaran Ditresnarkoba Polda Kalteng, Kamis (2/7) pagi. Sebanyak 1.337 gram atau 1,3 kilogram sabu dimusnahkan dengan cara dilarutkan ke cairan pembersih di depan lobi Mapolda Kalteng.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo memimpin jalannya pemusnahan diikuti Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Edi Swasono, Kajati Kalteng Mukri dan Kepala BPOM Palangka Raya Trikoranti.
Barang bukti narkoba tersebut merupakan hasil pengungkapan Ditresnarkoba Polda Kalteng periode Juni 2020 di 3 wilayah sebanyak 10 kasus, yakni di Kabupaten Kotawaringin Timur 4 kasus dengan 4 orang tersangka dan barang bukti sabu seberat 558,11 gram. Kabupaten Gunung Mas 2 kasus dengan 2 tersangka dan barang bukti sabu 147,39 gram. Terakhir di Palangka Raya sebanyak 4 kasus dengan 4 tersangka dan barang bukti sabu 631,52 gram.
Adapun modus operandi tersangka dalam menyelundupkan sabu melalui kurir dari Pontianak dan Banjarmasin via darat. Sabu disimpan dengan berbagai cara seperti di dalam dasbor mobil dan helm.
Pemasaran sabu dijual kepada buruh kebun, tambang, dan warga binaan di wilayah Kotawaringin Timur, Katingan, Palangka Raya dan Gunung Mas.
“Sejauh ini kita sudah bertransisi dari sekadar tempat transit menjadi market sabu, sehingga antisipasi bersama kita lakukan dengan memperketat jalur masuk, baik via darat, laut dan udara,” ucap Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo.
Disebutkan, pada periode yang sama terdapat 76 kasus dengan 95 tersangka yang berhasil diungkap Polda beserta Polres jajaran. Dari situ diamankan barang bukti 1,8 kilogram sabu, dan 3.005 butir Carisoprodol.
“Polda Kalteng bersama instansi terkait tidak henti-hentinya melakukan kegiatan pengungkapan. Kita berusaha semaksimal mungkin menekan peredaran narkoba,” tegasnya.
Sedangkan Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Edi Swasono menjelaskan, berdasarkan hasil penelitian Puslitbang BNN Pusat bersama Universitas Indonesia terdapat 19.000 masyarakat Kalteng yang terpapar narkoba.
Jika dianalisa berdasarkan jumlah tersebut, maka dalam sebulan terdapat 3 kilogram sabu yang masuk. Segala pengungkapan narkoba adalah bentuk prestasi luar biasa. Kejahatan narkoba itu dicari dan ditemukan.
“Semakin banyak kita bergerak, maka semakin banyak pula mengeliminir bandar-bandar narkoba dan menyembuhkan korban penyalahgunaan narkoba,” tuturnya. fwa

Pos terkait