19.000 Masyarakat Kalteng Terpapar Narkoba

  • Whatsapp
19.000 Masyarakat Kalteng Terpapar Narkoba
PALANGKA RAYA/tabengan.com- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah Brigjen Pol Edi Swasono mengungkapkan, sebanyak 19.000 masyarakat Kalteng diperkirakan terpapar narkoba. Angka tersebut merupakan hasil survei yang dilakukan Puslidatin BNN Pusat bersama Universitas Indonesia pada 2019 lalu.
Edi Swasono menyebut, terdapat tiga kriteria masyarakat yang terpapar narkoba, yakni pengguna sekali pakai, rekresional dan pemakai berat. Dari jumlah tersebut jika dihitung, maka diperlukan 3 kilogram sabu setiap 1 bulannya di Kalteng.
“Sebenarnya lebih dari 3 kilogram. Lalu jika dihitung di pasar gelap 1 gram sabu seharga Rp2 juta, maka uang yang dikeluarkan oleh masyarakat tersebut sebanyak Rp6 miliar,” jelasnya, Kamis (2/7).
Dia menegaskan, hasil survei tersebut menjadi dasar BNNP Kalteng dalam menjalankan kegiatan, seperti pemberantasan, sosialisasi dan rehabilitasi.
Menurutnya, ada dua strategi besar yang kini menjadi pilihan BNNP Kalteng untuk meminimalisir penyalahgunaan narkoba, yakni penggunaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan rehabilitasi.
TPPU digunakan untuk memiskinkan bandar narkoba yang tertangkap, sehingga mempersempit gerakan menyuplai sabu.
“Di sisi rehabilitasi, warga yang sakit (pecandu) akan kita kurangi dengan disehatkan. Menyehatkan secara medis maupun sosial,” tuturnya. fwa

Pos terkait