Pasien Sembuh Lampaui yang Dirawat

  • Whatsapp
Pasien Sembuh Lampaui yang Dirawat
iklan atas
PALANGKA RAYA/tabengan.com- Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran melalui Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng dr Caroline Ivonne kembali menyampaikan data terbaru perkembangan penyebaran Covid-19 di Kalteng.
Caroline menyebut, pada Kamis (2/7), angka pasien yang dinyatakan sembuh sudah melampaui atau lebih banyak dibandingkan pasien yang dilakukan perawatan. Meskipun angka yang dinyatakan sembuh lebih tinggi dari pasien dalam perawatan, namun masyarakat diminta tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, sehingga kasus penyebaran Covid-19 tidak terus bertambah.
Tidak itu saja, kata Caroline, masyarakat agar tidak memberikan stigma negatif terhadap mereka yang terpapar Covid-19. Masyarakat juga diminta tidak takut ketika dilakukan rapid test massal. Ini semata untuk mengetahui sejauh mana penyebaran virus ini di masyarakat, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan lebih cepat.
Sekarang ini terkonfirmasi positif di Kalteng masih terus bertambah. Sebanyak 42 orang, membuat jumlah terkonfirmasi positif mencapai 984 orang. Penambahan 42 orang ini, paling banyak di Palangka Raya sebanyak 14 orang, kemudian Kabupaten Kotawaringin Barat 12 orang, selanjutnya Kapuas 10 orang, Gunung Mas 10 orang, dan masing-masing 1 orang dari Barito Timur dan Murung Raya, kata Caroline.
Caroline melanjutkan, dari 984 yang terkonfirmasi positif, sebanyak 449 sedang dalam perawatan, 476 pasien dinyatakan sembuh, dan 59 meninggal dunia. Pasien yang sembuh paling tinggi di Palangka Raya sebanyak 21 pasien, kemudian Kapuas dengan 7 pasien, masing-masing 2 pasien di Kotim, Gumas, dan Mura. Masing-masing 1 pasien di Kabupaten Pulang Pisau dan Bartim.
Angka meninggal dunia, kata Caroline, bertambah 1 orang di Kotawaringin Timur. Tingginya angka yang sembuh, meskipun ada yang meninggal dunia, membuat persentase angka kematian terus turun, sekarang menjadi 6,0 persen. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berkurang sebanyak 2 orang menjadi 94 pasien.
Orang Dalam Pemantauan (ODP), ungkap Caroline, turun 5 orang menjadi 368 orang. Total tes RT-PCR mencapai 4.310, sebanyak 984 dinyatakan positif, 1.134 dinyatakan negatif, dan 2.192 sedang dilakukan pemeriksaan. ded
iklan atas

Pos terkait

iklan atas