Bobol Rumah Anggota DPRD Kotim, Tukang Bangunan Diringkus

  • Whatsapp
Bobol Rumah Anggota DPRD Kotim, Tukang Bangunan Diringkus
Pelaku pencurian dengan pemberatan yaitu Iwansyah saat ekspos pengungkapan kasus pencurian di DPRD Kotim, Selasa (30/6/2020).

SAMPIT/tabengan.com – Seorang tukang bangunan yang diketahui bernama Iwansyah alias Iwan ditangkap aparat Resmob Polres Kotim, Resmob Polda Kalteng dan Unit Reskrim Polsek Baamang karena membobol rumah anggota DPRD Kotim dari Fraksi PAN yaitu Megawati di Jalan Desmon Ali nomor 15, Kelurahan Baamang Tengah Kecamatan Baamang, Selasa (2/6/2020) lalu, sekitar pukul 03.00 WIB. Tersangka ditangkap polisi Jumat (26/6/2020), di Jalan Christophel Mihing, Gang Sari Untung Barat.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Jakin dalam ekspos kasus yang dilaksanakan, Selasa (30/6/2020) sore, mengungkapkan, kasus pencurian dengan pemberatan ini bermula saat tersangka mulai mengintai rumah korban. Pelaku pada Selasa dini hari kemudian masuk ke rumah korban melalui pintu belakang. Tersangka memecah kaca angin-angin pintu belakang, kemudian dengan menggunakan alat berupa sebuah pengait yang dimasukkan melalui lubang angin-angin, membuka pintu belakang rumah korban.

Setelah masuk, tersangka mengambil sebuah laptop dan sebuah printer yang ada di ruang tengah. Kemudian tersangka masuk ke kamar korban dan anak korban dan mengambil 5 buah ponsel. “Saat pelaku beraksi pemilik rumah sedang tertidur lelap di dalam rumah,” terang Kapolres yang didampingi Kasat Reskrim AKP Zaldy Kurniawan dan Kapolsek Baamang Iptu Paramita.

Korban kemudian melaporkan peristiwa pencuran ini ke polisi. Aparat yang menerima laporan tersebut kemudian melakukan penyelidikan dan kemudian mengarah kepada tersangka. Pada hari Jumat aparat mendatangi rumah tersangka dan menemukan sejumlah barang bukti masih berada di rumah tersebut. Petugas saat itu juga langsung menangkap tersangka. “Barang-barang hasil curian masih berada di rumahnya dan belum sempat dijual,” terang Kapolres.

Dari hasil penyelidikan, lanjut Kapolres, ternyata tersangka sedikitnya sudah beraksi sebanyak 3 kali. “Kami masih terus melakukan penyelidikan kemungkinan ada lokasi yang lainnya. Saat beraksi pelaku bertindak sendirian,” pungkasnya. c-arb

Pos terkait