Kapuas Kirim 2 Ton Limbah APD ke Kaltim

  • Whatsapp
Kapuas Kirim 2 Ton Limbah APD ke Kaltim
RSUD Kuala Kapuas mengirim limbah APD bekas selama wabah Covid-19 ini ke Kaltim. TABENGAN/YULIANSYAH
iklan atas

KUALA KAPUAS/tabengan.com – Selama masa pandemi Covid-19, Tim Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas mengumpulkan 2 ton lebih limbah alat pelindung diri (APD) bekas dipakai paramedis saat memberikan perawatan pasien dan yang dipakai petugas lainnya.

Direktur RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dr Agus Waluyo menjelaskan, limbah-limbah APD eks yang telah dipergunakan oleh paramedis ini, sebelum dikemas dalam packing terlebih dulu disterilisasi.

“Baru kemudian diangkut oleh PT Mitra Hijau Asia selaku transporter untuk dibawa ke salah satu perusahaan penghancur limbah B3, yaitu PT BES salah satu mitra dari Kementerian Lingkungan Hidup yang berada di Kalimantan Timur (Kaltim),” kata Agus di ruang kerjanya, Jumat (19/6).

Menurutnya, APD eks yang dipakai oleh tim medis di RS itu dalam skala normal ada 70 Kg/hari, kalau sekarang 110 Kg/hari. Sedangkan limbah B3 hasil APD eks yang dipakai tim medis dalam memberikan perawatan pasien saat ini kurang lebih 2 ton/5 hari. Jadi kalau sebulan ada 8 ton, tidak termasuk RS.

Pihaknya berharap, pengangkutan yang dilakukan oleh PT Mitra Hijau Asia selaku transporter yang selama ini sudah melakukan MoU dengan RSUD ini jangan sampai terlambat. Harus tepat waktu sebagaimana jadwal mengangkutnya.

“Kalau sampai terlambat sehari saja, dikhawatirkan gudang penyimpanan limbah B3 tidak bisa menampung, sebab kapasitas gudang hanya cukup untuk 5 ton,” katanya.

Selain itu, sambung Agus, tidak ada lagi tempat dan juga tidak boleh sembarang lokasi menyimpannya. Karena hanya RSUD, salah satu tempat yang mempunyai izin penyimpanan limbah B3. c-yul

iklan atas

Pos terkait

iklan atas