Kapuas Lanjutkan PSBB Parsial di 7 Kecamatan, Tidak Miliki KTP Kapuas Dilarang Masuk

  • Whatsapp
Kapuas Lanjutkan PSBB Parsial di 7 Kecamatan, Tidak Miliki KTP Kapuas Dilarang Masuk
Bupati Kabupaten Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat saat menyampaikan keterangan pers.

KUALA KAPUAS/tabengan.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Tim Percepatan Penanganan Gugus Tugas kembali berlakukan PSBB di Kapuas. Kali ini digelar secara Parsial di 7 Kecamatan sejak 18 Juni sampai 1 Juli mendatang. Kembali diberlakukannya PSBB di Kapuas, mengantisipasi adanya trend focus Pandemi Corona Virus Desiase (Covid-19) yang masih terjadi di beberapa wilayah yang masuk kategori merah,

Pemberlakukan ini ditetapkan sebagaimana surat keputusan Bupati Kapuas Nomor 254/BPBD tahun 2020, tentang perpanjangan pemberlakuan pelaksanaan sosial berskala besar dalam rangka percepatan penanganan Covid-19) di wilayah Kabupaten Kapuas.

“Karena ada beberapa wilayah di Kecamatan masih mengalami peningkatan bahkan ada status baru, guna menyikapi hal tersebut agar penyebaranya tidak meluas, maka setelah PSBB yang sebelumnya kita laksanakan pada 4 -17 Juni 2020, kita lanjutkan dengan PSBB secara Parsial selama 14 hari kedepan, yaitu mulai dari tanggal 18 Juni sampai 01 Juli 2020, pada wilayah kecamatan yang masuk dalam kategori Zona merah,” kata Ir Ben Brahim S Bahat, Bupati Kapuas saat dibincangi awak media, Kamis (18/6).

Diterangkannya, ketujuh kecamatan tersebut meliputi wilayah Tamban Catur, Timpah, Kapuas Timur, Kapuas Hilir, Pulau Petak, Selat dan Kecamatan Basarang.

“Kenapa Timpah masuk dalam bagian ini, dikarenakan untuk Kecamatan Timpah adalah salah satu pintu gerbang masuk dan keluarnya orang baik dari Kalsel dan kabupaten lain, sebab berada di wilayah jalur lingkar jalan provinsi. Selain itu, beberapa perusahaan-perusahaan besar baik perkebunan maupun pertambangan ada di wilayah tersebut,” kata Bupati.

Namun demikian, Bupati berharap walaupun tidak masuk dalam wilayah yang menerapkan PSBB lanjutan ini, kecamatan yang lain hendaknya tetap meningkatkan kewaspadaan, serta melakukan pengawasan secara melekat bagi keluarnya masuknya orang di wilayahnya, setidaknya selalu menerapkan protokol kesehatan, pesan Bupati Kapuas. c-yul

Pos terkait