Rapid Test di Pasar Rajawali, 3 Reaktif

  • Whatsapp
Rapid Test di Pasar Rajawali, 3 Reaktif
Masyarakat saat mengikuti jalannya rapid test yang diinisiasi Polda Kalteng di Pasar Rajawali Palangka Raya, Kamis (18/6). ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Polda Kalteng kembali menggelar rapid test missal. Kali ini kegiatan itu digelar di Pasar Rajawali, Kota Palangka Raya, Kamis (18/6) pagi.

Kegiatan dibuka langsung Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Indro Wiyono, sebagai salah satu aksi sosial dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-74.

Selain di Palangka Raya, rapid test juga dilaksanakan di Pasar Danau Mare Kapuas, Pasar Indra Sari dan Pasar Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Kegiatan yang dimotori Bidang Kedokteran Kesehatan (Biddokkes) dan Dinkes Provinsi Kalteng tersebut, juga dihadiri Wakil Walikota Umi Mastikah dan Wakil Ketua Gugus Covid-19 Kalteng Suyuti Syamsul.

Wakapolda Brigjen Pol Indro Wiyono mengatakan, pelaksanaan rapid test yang dilakukan di Pasar Rajawali merupakan salah satu kegiatan untuk menyambut sekaligus Hari Bhayangkara ke-74 di Polda Kalteng dan upaya pemutus mata rantai pandemi Covid-19.

“Rapid tes kita laksanaman karena jumlah masyarakat yang terpapar semakin bertambah. Berdasarkan laporan harian, untuk Kota Palangka Raya saja ada penambahan 12 orang,” tuturnya.

Kabidhumas Kombes Pol Hendra Rochmawan menjelaskan, penyelenggaraan rapid test sangat berguna bagi pedagang dan pengunjung Pasar Rajawali yang hasilnya setelah 10 menit pun langsung diserahkan kepada masyarakat.

“Saya selaku Kabidhumas mengimbau kepada masyarakat untuk mendukung kegiatan ini. Kami akan menindak tegas warga bagi yang terbukti menghalang-halangi masyarakat yang mau rapid test. Hari ini kita siapkan 100 alat rapid test, petugas berasal dari Biddokkes Polda Kalteng, RS Bhayangkara, Dinkes Pemprov Kalteng dan RS TNI AD Palangka Raya,” tutupnya. Kegiatan rapid test ini diatur langsung oleh aparat keamanan baik TNI-Polri dengan berseragam lengkap.

Sementara itu, informasi dari Biddokkes pada Kamis sore, dari 98 orang yang dirapid test, sebanyak 3 orang dinyatakan reaktif. fwa

iklan atas

Pos terkait

iklan atas