Bayi 3 Bulan Terpapar Covid-19

  • Whatsapp
Bayi 3 Bulan Terpapar Covid-19
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com – Covid-19 menyerang tak kenal umur. Kali ini penambahan kasus positif berasal dari Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menulari bayi usia 3 bulan berjenis kelamin laki-laki dengan kode pasien 029.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kotim Multazam mengatakan, bayi tersebut terpapar Covid-19 dari ibunya yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Bayi dirawat di Klinik Covid-19, terpapar dari ibunya. Namun untuk status ibu bayi saat ini sudah lepas pantau (sembuh),” ujarnya, Rabu (17/6).

Diungkapkan Multazam, bayi tersebut masuk dalam klaster Banjarmasin. Penemuan kasus berasal dari tracing yang dilakukan pemerintah di Pasar Parenggean. Saat ini kondisi bayi yang dirawat di ruang isolasi tersebut dalam kondisi stabil.

Dengan adanya kasus tersebut, Multazam meminta agar masyarakat jangan meremehkan protokol kesehatan yang selalu digaungkan oleh pemerintah. Termasuk menganggap imunitas anak-anak lebih kuat dibanding dengan orang dewasa.

“Jangan lagi beranggapan seperti itu. Karena saat ini sudah ada dua kasus yang menimpa usia anak, satu kasus sebelumnya sudah sembuh dan bayi yang terbaru,” tuturnya.

Sementara itu, untuk kasus Covid-19 di Kotim sampai Rabu (17/6), total pasien yang dirawat 9 orang, ODP berjumlah 62 orang dan PDP 1 orang. Kemudian pada Rabu (17/6), 1 pasien dengan kode 018 asal Kecamatan Baamang dinyatakan sembuh.

Positif Tembus 701
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng Sugianto Sabran mengatakan, sampai sekarang jumlah kasus Covid-19 di Kalteng yang terkonfirmasi positif masih terus bertambah. Terbaru, ada 47 orang yang dinyatakan positif, membuat terkonfirmasi positif menjadi 701 orang. Penambahan terbanyak di Kabupaten Kapuas 21 orang, kemudian Palangka Raya 16 orang, dan Kabupaten Kotawaringin Barat 7 orang, serta Katingan, Kotawaringin Timur, dan Murung Raya masing-masing 1 orang.

“Dari 47 penambahan tersebut, membuat total terkonfirmasi positif berjumlah 701 terbagi atas 383 sedang menjalani perawatan, 274 dinyatakan sembuh, dan 44 meninggal dunia. Pasien yang sembuh berjumlah 274 tersebut, setelah bertambah sebanyak 16 pasien yang dinyatakan sembuh. Sementara yang meninggal dunia bertambah sebanyak 6 orang,” kata Sugianto, Rabu (17/6).

Dia lanjutkan, pasien yang meninggal dunia sebanyak 3 orang dari Kabupaten Kapuas, dan 2 dari Palangka Raya, serta 1 dari Kabupaten Katingan. Jumlah yang meninggal mencapai 6 pasien ini, membuat persentase angka kematian di Kalteng naik cukup tinggi mencapai 6,3 persen. PDP turun sebanyak 5 pasien, dari sebelumnya 89 pasien menjadi 84 pasien.

ODP, ungkap Sugianto, tidak mengalami perubahan atau tetap berjumlah 222. Total tes RT-PCR mencapai 3.125, dimana 701 dinyatakan positif, 825 dinyatakan negatif, dan 1.599 masih dalam proses pemeriksaan. c-may/ded

iklan atas

Pos terkait

iklan atas