Berjuang Hidupi Keluarga dari Usaha Jual Beli Ban Mobil Bekas

  • Whatsapp
Berjuang Hidupi Keluarga dari Usaha Jual Beli Ban Mobil Bekas
Nora dengan keponakannya Raji menunggu pelanggan di tempat jual beli ban bekas di Jalan RTA Milono, Rabu (17/6). TABENGAN/ DANIEL
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Usaha kecil tambal ban dan jual beli ban mobil bekas mungkin terlihat kurang menjanjikan bagi sebagian orang. Namun dari usaha tersebut seorang ibu mampu menghidupi keluarga bahkan keponakannya yang telah menjadi anak yatim.

“Dari hasil jual ban dapat memenuhi belanja sehari-hari. Ada keponakan dititip karena ibunya meninggal namanya Jesika, bapaknya kerja di Sulawesi,” beber Nora Dawiyah, pelaku usaha jual beli ban mobil bekas saat dibincangi Tabengan, Rabu (17/6).

Nora juga mengaku telah menggeluti usaha jual beli ban bekas selama 5 tahun. Bahkan dari hasil menjual ban bekas tersebut dirinya dapat menyisihkan hasilnya untuk ditabung sebagai bekal di kemudian hari.

“Usaha ban bekas ini sudah berjalan 5 tahun. Awalnya anak saya yang mulai,” bebernya.

Nora menambahkan untuk harga ban sangat variatif karena tergantung dari kondisi ban tersebut. “Bagus paling sekitar Rp285.000, tergantung ukuran juga,” imbuhnya.

Dia mengaku pengaruh dari dampak pandemi Covid-19 sempat membuatnya khawatir. Pasalnya dengan adanya pandemi, usahanya menjadi sepi. “Biasa hampir tiap hari ada yang beli. Tapi sekarang jarang. Dulu kalau lagi ramai bisa 5 ban yang laku,” imbuhnya.

Sementara Raji, salah seorang yang bekerja di tempat itu mengiyakan hal tersebut. Raji mengatakan bahwa selama pandemi Covid-19, ban yang laku dalam sehari hanya sebanyak 2 buah ban.”Sehari bersih Rp500.000-an lah,” ujarnya. dsn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas