Masyarakat Minta Keringanan Biaya Pendidikan, Wali Kota: Kita Sedang Melakukan Kajian

  • Whatsapp
Masyarakat Minta Keringanan Biaya Pendidikan, Wali Kota: Kita Sedang Melakukan Kajian
Walikota Palangka Raya Fairid Naparin
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Pandemi Covid-19 berdampak luas di masyarakat. Mulai dari banyaknya pekerja yang dirumahkan bahkan di-PHK, sulitnya pelaku usaha mendapatkan omzet, hingga penghentian kegiatan berkumpulnya massa, termasuk kegiatan ibadah di rumah ibadah dan belajar mengajar di sekolah.

Khusus untuk sektor pendidikan, tak sedikit orang tua siswa berharap pemerintah membantu memberikan keringanan dalam hal pembayaran biaya sekolah dan biaya daftar ulang menjelang tahun ajaran baru 2020/2021.

Yuda, salah satu orang tua siswa yang hanya memiliki penghasilan harian, mengaku sangat berat untuk menyisihkan sebagian biaya kebutuhan sehari-hari buat membayar biaya pendidikan anaknya di tengah ketidakpastian kehidupan saat pandemi Covid-19.

“Kami sangat menginginkan adanya keringanan biaya sekolah untuk kelanjutan pendidikan anak-anak kita. Terutama biaya daftar ulang yang dirasakan sangat berat buat semua masyarakat. Kami harapkan ada perhatian dari pemerintah,” katanya saat dibincangi Tabengan, Selasa (16/6).

Menyikapi hal tersebut, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, pihaknya tengah melakukan kajian untuk langkah recovery perekonomian masyarakat saat ini, termasuk sektor pendidikan.

Terkait masukan dari orang tua siswa yang meminta keringanan biaya pendidikan, menurutnya, termasuk bahan kajian Pemerintah Kota.

“Kami baru saja melaksanakan rapat bersama seluruh jajaran Pemko dan pimpinan SOPD mengenai strategi pemulihan perekonomian. Semua pasti terdampak, termasuk sektor pendidikan. Tak menutup kemungkinan tahun ajaran baru nanti, jika berdasarkan data faktual di lapangan banyak yang memerlukan bantuan, kenapa tidak. Namun, masih kami kaji lebih lanjut bersama instansi terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan,” tutur Fairid.

Diakui pula, tak hanya sektor pendidikan yang akan mendapat keringanan, namun juga sektor perekonomian mikro, mengingat sektor tersebut juga banyak terdampak Covid-19.

“Sebenarnya program pemulihan ini ada program tahun mendatang. Namun mengingat kondisi pandemi saat ini, saya minta dipercepat dilakukan. Jadi kita harap dengan ini bisa membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat kita,” ujar Fairid. rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas