Kesadaran Masyarakat Menurun, 88 Positif Klaster Pasar

  • Whatsapp
Kesadaran Masyarakat Menurun, 88 Positif Klaster Pasar
Wakil Wali Kota Palangka Raya Hj Umi Mastikah
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Kesadaran masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 di wilayah Kota Palangka Raya, terutama menggunakan masker saat keluar rumah dinilai mulai menurun.

Menurut Wakil Wali Kota Palangka Raya Hj Umi Mastikah, kondisi tidak disiplin ini justru banyak terpantau terjadi di kawasan publik, termasuk pasar tradisional. Padahal, sudah jelas imbauan dari pemerintah wajib mengenakan masker saat keluar rumah.

“Bisa kita lihat kembali, kesadaran menggunakan masker, menjaga jarak fisik hingga aktivitas kerumunan sudah menurun lagi, tentu ini disayangkan. Namun dalam pelaksanaan PSKH ini, kita akan tetap tegas dengan mengedepankan sisi humanis,” kata Umi di Palangka Raya, Jumat (12/6).

Dimaksud tegas, terang Umi, bukan pengarah pada jenis sanksi apa yang akan ditekankan. Namun, lebih pada konsisten menegakkan seluruh aturan yang tertuang dalam edaran pasca-PSBB.

Ia juga mengakui, peningkatan orang terinfeksi Covid-19 di Kota Palangka Raya cenderung meningkat. Setiap harinya, terus terjadi penambahkan kasus orang terkonfirmasi positif, baik dalam jumlah sedikit ataupun banyak.

Umi juga meminta masyarakat tidak menafsirkan kondisi tatatan baru atau new normal sebagai suatu kondisi seperti sebelum terjadinya pandemi Covid-19.

Pengertian seperti ini, ujarnya, tentu keliru karena dapat mengakibatkan penurunan kesadaran masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan sesuai standar yang ditentukan.

“Menuju new normal, bukan diartikan normal seperti sebelum terjadinya Covid-19. Artinya, meski masyarakat boleh beraktivitas, namun tetap menjalankan standar protokol kesehatan Covid-19,” tegas Umi.

Klaster Pasar Besar
Khusus untuk klaster Pasar Besar, Wakil Wali Kota wanita pertama di Kota Cantik ini menuturkan, telah terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Hampir satu bulan semenjak ditemukannya kasus pertama di sana, terhitung telah ada 88 kasus positif menginfeksi mereka yang beraktivitas di pasar. Sebanyak 50 orang di antaranya pedagang hingga petugas juru parkir.

“Khusus pada klaster Pasar Besar, orang yang terinfeksi positif Covid-19 sampai hari Jumat ada sebanyak 88 orang. Hampir 45 persen dari seluruh kasus di Kota Palangka Raya. Maka dari itu, menjadi perhatian kita karena kondisinya sudah cukup mengkhawatirkan. Karenanya, perlu dukungan lapisan masyarakat untuk berupaya memutus secara bersama mata rantainya penyebaran Covid-19,” pungkas Umi. rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas