Nadalsyah Mundur, Hanura Buka Komunikasi Politik

  • Whatsapp
HERIADI
HERIADI

PALANGKA RAYA/Tabengan.com – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tak ingin melewatkan begitu saja pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalteng yang akan digelar 9 Desember 2020.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Kalteng Heriadi menyampaikan, hingga saat ini belum ada melakukan komunikasi dengan siapapun terkait dukungan. Sebelumnya memang sudah serius menjajaki kerja sama di Pilkada tahun ini dengan memberikan surat tugas kepada H Nadalsyah setelah melalui prosedur pendaftaran di partai pimpinan Oesman Sapta Odang (OSO) ini, tapi kemudian menyatakan mundur. Jika kerja sama mau dilanjutkan dan mendukung siapa figurnya, tinggal komunikasi saja.

“Semenjak itu belum ada komunikasi lagi dengan siapapun, karena akibat Covid-19 ini banyak agenda dari Pilkada tertunda, bahkan terhambat. Saat ini posisi Hanura kosong-kosong, sehingga kami terbuka saja siapapun yang mau menggunakan perahu Hanura silakan berkomunikasi dengan kami,” kata Heriadi, Kamis (11/6).

Semua keputusan untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur siapa yang akan didukung merupakan wewenangnya Dewan Pimpinan Pusat (DPP), DPD hanya melakukan rekomendasi ke pusat dan membantu komunikasi. Tidak ada lagi pembukaan pendaftaran, sehingga cukup membuka komunikasi saja, hasilnya akan disampaikan ke DPP langsung. Siapa yang serius akan diakomodir.

Hanura memiliki 1 kursi di DPRD Kalteng, sehingga tawar-menawarnya kurang terlalu bergengsi, tapi tetap memberikan dukungan sambil menunggu perintah DPP. Dengan jumlah anggota legislatif se-Kalteng 17 kursi, Heriadi yakin pergerakan politik Hanura sangat bagus.

Bahkan, di salah satu kabupaten menjadi pemenangnya, di Sukamara menjadi Ketua DPRD karena memiliki jumlah kursi terbanyak. Kemudian, di beberapa kabupaten juga seperti Kapuas memiliki 3 anggota dewan, sehingga untuk menjalankan roda partai sudah memiliki modal bagus dan pasti bekerja militan. Saat ini kuncinya komunikasi dan siapapun yang didukung DPP nanti keputusan itulah yang dijalankan. yml

Pos terkait