Koyem: Tak Ada Istilah Lawan Kotak Kosong, Demokrat Siap Kerja Sama Partai Lain

  • Whatsapp
Koyem: Tak Ada Istilah Lawan Kotak Kosong, Demokrat Siap Kerja Sama Partai Lain
H Nadalsyah
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Setelah mengundurkan diri sebagai bakal calon gubernur pada Pilkada Kalteng yang akan digelar Desember mendatang, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Kalteng H Nadalsyah memberikan gambaran tentang langkah politiknya.

Nadalsyah menegaskan, Demokrat Kalteng menyatakan siap untuk memberikan dukungan calon lain yang akan bertarung di Pilkada. Salah satu syarat untuk memberikan dukungan, bakal calon yang sudah memiliki wakilnya.

“Kami menunggu siapa yang berpasangan dengan siapa, nunggu yang sudah berpasangan. Kalau sekarang masih belum ada kan, kalau dukung sana-sini, yang namanya politik ini dinamis, bisa berubah-ubah nanti. Lebih baik sabar aja melihat perkembangan ke depannya, siapa yang calon gubernur dan siapa pendampingnya baru kami menentukan sikap,” kata Nadalsyah, Rabu (10/6).

Pria yang akrab disapa Koyem itu menyebut, selama ini sudah ada beberapa orang meminta dukungan ke Partai Demokrat Kalteng dengan mendaftarkan diri di Partai Demokrat Kalteng. Mereka yang mendaftar ini otomatis meminta dukungan dari Demokrat. Namun hingga kini belum ada dukungan yang keluar dari partai kepada mereka, bahkan belum memberikan pernyataan ke mana arahnya.

Koyem juga belum mau memberikan kepastian kepada siapa rekomendasi partai dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) diberikan. Lain hal kalau sebelumnya ia yang mencalonkan diri selaku kader, boleh dikatakan pasti DPP memberikan rekomendasi.

Namun, Koyem mengakui selama ini Habib Ismail bin Yahya melakukan komunikasi secara intens dengan dirinya. Tetapi ketika ditanya apakah komunikasi itu sebagai sinyal akan mengusung pria yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Kalteng ini, Koyem tidak mengiyakan dan juga tidak membantahnya.

Sementara itu, ketika ditanya peluang dukungan kepada petahana, Koyem hanya tertawa. Menurutnya, partai yang ia pimpin tersebut siap bekerja sama dengan partai lain untuk mencukupi jumlah kursi, sehingga tidak akan ada istilah melawan kotak kosong. yml

iklan atas

Pos terkait

iklan atas