Pasar Besar Ditutup 3 Hari, Klaster Pasar 69 Positif

  • Whatsapp
Pasar Besar Ditutup 3 Hari, Klaster Pasar 69 Positif

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Hingga Selasa (9/6), kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Palangka Raya telah menembus angka 168 dengan total meninggal dunia 9 orang. Artinya, ada penambahan 15 kasus dari hari sebelumnya 153.

Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani mengatakan, penambahan kasus positif didominasi oleh klaster Pasar Besar. Secara total, telah ada 69 orang yang terpapar pada klaster tersebut.

Dari jumlah itu, jelas Emi, paling banyak kasus positif ditemukan di Kecamatan Jekan Raya dan Pahandut. Bahkan, di Jekan Raya sudah tercatat 5 meninggal, Kecamatan Pahandut 3 meninggal dan 1 orang di Kecamatan Sabangau. Sedangkan Kecamatan Rakumpit kini telah berstatus zona hijau dengan tidak ada ditemukannya kasus positif, meninggal dunia, ODP maupun PDP.

Emi menambahkan, seiring dengan semakin meningkatnya jumlah positif dari kawasan tersebut, maka berbagai upaya dalam menekan penyebaran terus dilakukan Pemerintah Kota. Contohnya terus menekankan penerapan jaga jarak antarpedagang dan pengunjung pasar besar. Mereka melaksanakan metode pyshical dan social distancing serta terus menggelar penyemprotan disinfektan di beberapa fasilitas umum.

“Penambahan kasus positif untuk klaster Pasar Besar terdiri dari sejumlah pedagang dan pembeli yang telah melakukan kontak erat. Namun kini tim gugus terus melakukan tracing kepada mereka yang sudah kontak erat, dengan harapan mempermudah dalam melakukan pemetaan dan mengambil kebijakan yang strategis,” tutur Emi.

Kepala BPBD Kota Palangka Raya ini menyampaikan, saat ini Tim Gugus Penanganan Covid-19 terus mendeteksi dan mengawasi, baik warga yang erat kontak dengan pasien maupun hal lain. Langkah tersebut agar menekan penyebaran, walaupun angka positif terus meningkat.

“Kita terus melakukan penekanan penyebaran. Warga diminta terapkan pola hidup sehat, gunakan masker dan sering cuci tangan. Masyarakat juga diminta untuk semakin disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Emi menambahkan, dengan menerapkan anjuran yang ditetapkan pemerintah, maka diharapkan mampu memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sehingga angka positif bisa semakin ditekan dan akhirnya tidak ditemukan lagi kasus positif di Kota Cantik.

Sementara menurut informasi, Pemko Palangka Raya melalui Kominfo mensosialisasikan pengumuman kepada pedagang pasar besar dan pelaku usaha serta pembeli dan pengujung di lingkungan pasar besar, bahwa Pemko akan menutup Pasar Besar selama 3 hari, yaitu mulai hari Jumat 12 Juni-Minggu 14 Juni 2020. rgb

Pos terkait