Satu Anggota Polresta Positif

  • Whatsapp
Satu Anggota Polresta Positif

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Satu anggota Polresta Palangka Raya yang bertugas di Satuan Reserse Narkoba dinyatakan positif terpapar Covid-19, setelah menjalani pemeriksaan kesehatan beberapa waktu lalu.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Dwi Tunggal Jaladri, Selasa (9/6), ketika dikonfirmasi membenarkan ada salah satu anggotanya yang diperbantukan menjaga di pos polisi Pasar Besar terjangkit Covid-19 saat menjalankan tugasnya.

“Iya benar yang bersangkutan bernama Aipda TM yang sekarang di Satuan Reserse Narkoba Polresta Palangka Raya, yang bersangkutan kini sedang menjalani perawatan oleh tim medis di rumah sakit,” kata Jaladri.

Mengenai kondisi anggota tersebut sampai saat ini, meski terpapar virus Corona tetap sehat, tidak terbaring dan lain sebagainya. Bahkan dukungan dan semangat dari seluruh pimpinan jajaran Polresta setempat, terus diberikan kepada anggota tersebut.

Hal itu dilakukan agar personelnya yang terkena virus tersebut saat menjalankan tugas di pos polisi Pasar Besar, terus semangat dan segera sembuh. Karena tim medis yang menangani anggota itu juga terus berusaha agar menyembuhkan anggota polisi yang selama ini memiliki dedikasi yang cukup tinggi untuk keselamatan masyarakat dari virus yang bisa membahayakan nyawa manusia.

“Jadi bila ada anggota yang terkena Covid-19 dalam melaksanakan tugas, maka kami wajib memberikan reward dan perhatian kepada yang bersangkutan. Untuk perhatian kepada anggota tersebut sudah kami lakukan,” ucapnya.

Dijelaskan mantan Kepala Bidang Hukum Polda Kalteng tersebut, yang bersangkutan sudah 4 hari dilakukan penanganan medis secara protokol Covid-19. Semoga dengan upaya-upaya yang dilakukan tim medis, serta dari rekan-rekan sejawatnya dan dari pimpinan selama ini bisa memberikan semangat agar yang bersangkutan cepat sembuh guna bisa bertugas dan kembali kumpul dengan sanak keluarganya.

Perwira Polri berpangkat melati tiga juga sudah melakukan antisipasi agar personel lainnya tidak tertular, dengan cara pengecekan siapa saja yang sempat kontak fisik terhadap anggota tersebut. Dengan menelusuri hal itu, sehingga penyebaran virus tersebut segera diketahui dan tidak menyebar ke mana-mana, apabila salah satu dari personelnya yang kontak fisik diketahui kesehatannya.

“Semua anggota sudah kita lakukan pengecekan, baik itu kesehatannya atau kontak secara langsung terhadap personel yang positif terpapar Covid-19 untuk mengantisipasi terjadinya transmisi lokal tersebut,” kata Jaladri.

Tes RT-PCR 2 Ribu Lebih
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng Sugianto Sabran mengatakan, kasus positif Covid-19 di Kalteng masih terus bertambah. Data terbaru, ada 18 orang yang terkonfirmasi positif, sehingga wajib untuk menjalani perawatan medis.

Sebanyak 18 penambahan itu, kata Sugianto, terdapat di Palangka Raya 15 orang, Kabupaten Gunung Mas 2 orang, dan 1 orang di Kabupaten Kapuas. Total yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalteng berjumlah 520 orang. Sebanyak 280 dalam perawatan, sembuh sebanyak 212 pasien dari sebelumnya 207 pasen, setelah pasien yang dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 5 pasien.

“Angka yang meninggal dunia masih berjumlah 28 orang, dengan persentase angka kematian berjumlah 5,4 persen. Persentase angka kematian mengalami penurunan, setelah tidak ada yang meninggal dunia, namun angka kesembuhan masih bertambah,” kata Sugianto, Selasa (9/6).

Dia lanjutkan, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) turun sebanyak 20 pasien dari sebelumnya 84 pasien, menjadi 64 pasien. Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga mengalami penurunan. Sebanyak 40 orang tidak masuk dalam kategori ODP, membuat ODP di Kalteng turun menjadi 175 orang dari sebelumnya 215 orang.

Total tes RT-PCR, ungkap Sugianto, mencapai 2 ribu lebih, atau tepatnya 2.064. Sebanyak 520 dinyatakan positif, 674 dinyatakan negatif, dan 870 dalam proses pemeriksaan. ded/ant

Pos terkait