Dampak Covid-19, Perputaran Uang di Kalteng Melemah

  • Whatsapp
Dampak Covid-19, Perputaran Uang di Kalteng Melemah
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Total perputaran uang di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sampai dengan bulan Mei 2020 lebih rendah dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, sehingga menimbulkan dampak menurunnya aktivitas perekonomian Kalteng.

Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalteng Yudo Herlambang dalam live streaming diseminasi kondisi ekonomi kalteng saat ini, Rabu (3/6) mengatakan, realisasi inflow uang kartal dari KPwBI Kalteng pada tahun 2020 hingga bulan Mei sebesar Rp1,74 triliun, sementara realisasi outflow uang kartal adalah sebesar Rp4,88 triliun.

“Realisasi inflow dan outflow ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Penyebaran Covid-19 yang berdampak terhadap melambatnya perekonomian masyarakat disinyalir menjadi penyebab,” bebernya.

Lebih lanjut dikatakan dia, secara keseluruhan, total perputaran uang yang melalui Khazanah KPwBI Provinsi Kalteng hingga Mei 2020 adalah sebesar Rp6,62 triliun, lebih rendah dibandingkan tahun 2019 yang sebesar Rp7,34 triliun.

Disamping itu, BI mendorong agar masyarakat menggunaan non-tunai pada saat pandemi masih berlangsung. BI mempermudah masyarakat melakukan transaksi pembayaran non-tunai dan digital pada masa penyebaran Covid-19 seiring dengan imbauan pemerintah untuk melakukan jaga jarak fisik.

“Untuk mengoptimalkan penggunaan non-tunai, BI membebaskan pengenaan biaya transaksi pemrosesan QR Code Indonesian Standard (QRIS) bagi pedagang kategori Usaha Mikro oleh penyedia jasa sistem pembayaran (PJSP) yang berlaku efektif 1 April hingga 30 September 2020,” ujarnya.

Selanjutnya BI juga menurunkan fee SKNBI dari capping maksimal Rp3.500 menjadi Rp2.900 di sisi nasabah yang berlaku efektif 1 April hingga 31 Desember 2020.

“Saat ini BI mengimbau masyarakat untuk menggunakan transaksi pembayaran secara non-tunai melalui digital banking, uang elektronik, dan QR Code pembayaran dengan standar QRIS,” imbuhnya. dsn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas