Wabup Kobar Jemput 6 Pasien Positif Covid-19

  • Whatsapp
Wabup Kobar Jemput 6 Pasien Positif Covid-19
Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah saat berdialog dengan keluarga yang positif terinfeksi Covid-19, di mana 6 orang yang dinyatakan positif Covid-19 itu adalah keluarga dari NY M pasien positif Covid-19 yang telah meninggal dunia.
iklan atas

PANGKALAN BUN/tabengan.com – Wakil Bupati Kotawaringin Barat Ahmadi Riansyah mendatangi 6 orang warga Jalan Panglima Utar Gang Melati RT 05 Desa Kapitan Kecamatan Kumai, dimana mereka pada tanggal 1 Juni 2020 dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, namun karena masih berduka atas meninggalnya salah seorang pasien positif Covid-19 berinisial Ny. M sehingga belum mau menjalani perawatan.

Dalam kegiatan itu Wabup didampingi Mulkan Kepala Desa Kapitan, Kepala Puskesmas Kumai dr. Abimanyu serta aparat kepolisian dari Polsek Kumai.

Dengan kesabaran, Wabup memberikan penjelasan dan pemahaman kepada warga yang positif Covid-19 untuk mau menjalani perawatan di ruang Isolasi Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, sebab salah seorang Putri Ny M yang berinisial N tetap minta waktu dengan alasan masih berduka atas meninggalnya ibunda tercinta. Bahkan putri Ny M yang terpapar positif Covid-19 meminta di dalam menjalani perawatan minta dalam satu ruangan bersama keluarganya yang sama-sama positif Covid-19.

“Alhamdulillah begitu tadi kami kasih menjelasan tentang pentingnya perawatan itu akhirnya mereka mau menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, tadi pun saya sampaikan selama menjalani perawatan semuanya ditanggung pemerintah bahkan ruangan yang disiapkan pun dengan fasilitas yang lengkap, termasuk mereka masih bisa berkomunikasi melalui handphone,” ujar Ahmadi Riansyah.

Kedatangan Wabup ke Desa Kapitan juga untuk menepis pemberitaan miring bahwa tidak ada petugas kesehatan yang menjemput, padahal bukan tidak ada petugas yang menjemput hanya satu keluarga itu masih berduka.

“Kami sangat mengapresiasi pada petugas kesehatan di PKM, mereka bekerja dengan sepenuh hati, mereka tidak memikirkan risiko ketika kontak dengan warga yang terpapar Covid-19, jadi kedatangan saya ke sini untuk mengklarifikasi pemberitaan yang memojokkan petugas kesehatan di Puskesmas, kasihan mereka, mereka pun bekerja, keluarga ini belum menjalani perawatan karena masih berduka,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga Wabup meminta kepada masyarakat Kobar untuk bersatu melawan virus Corona, dan jangan mengkucilkan jika ada yang terpapar Covid-19, justru pasien Covid-19 harus diberikan semangat agar mereka berobat dan akan sembuh.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga gang Melati RT 5 ini, mereka langsung proaktif melakukan karantina mandiri bahkan mereka pun langsung memeriksakan kesehatan mereka ada yang dilakukan secara mandiri ada juga yang melakukan swab bersama di Puskesmas Kumai. Semoga Covid-19 ini segera berakhir, kuncinya adalah masyarakat harus patuhi anjuran pemerintah dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kobar,” beber Ahmadi Riansyah. c-uli

iklan atas

Pos terkait

iklan atas