Gubernur: Telusuri Warga Belum Dapat BLT

  • Whatsapp
Gubernur: Telusuri Warga Belum Dapat BLT
H Sugianto Sabran

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran menilai masih ada warga yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19 ini dan memerlukan bantuan, namun belum terdata sebagai penerima bantuan.

Untuk itu, ia meminta instansi terkait bersama Babinkamtibnas dan Babinsa di pelosok Kalteng, untuk menelusuri kembali keluarga-keluarga yang terdampak Covid -19 dan belum mendapatkan bantuan, untuk segera didata agar bisa mendapatkan bantuan sosial pada kesempatan berikutnya.

“Saya sadari, mungkin saja ada keluarga yang belum mendapatkan bantuan sosial, baik yang bersumber dari dana APBN maupun APBD. Untuk itu, saya instruksikan kepada instansi terkait bersama Babinkamtibnas dan Babinsa di berbagai pelosok Kalteng, untuk secara seksama menelusuri kembali keluarga-keluarga yang terdampak Covid-19 dan belum mendapatkan bantuan, untuk segera didata agar bisa mendapatkan bantuan sosial pada kesempatan berikutnya,”

Hal tersebut disampaikan Sugianto Sabran saat penyerahan bantuan langsung tunai (BLT) secara simbolis bagi masyarakat Kabupaten Gunung Mas yang terdampak Covid-19, di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Gunung Mas, Kuala Kurun, Jumat (29/5).

Di tempat yang berbeda, Gubernur mengatakan, dari jumlah masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan memerlukan bantuan, setelah dilakukan perhitungan, ada sekitar 50 persennya mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik bantuan yang bersumber dari APBN maupun yang dari APBD provinsi dan APBD kabupaten/kota.

“Kita hitung kemaren semuanya, dari APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten/Kota, itu sudah mencapai sekitar 50 persen,” ujar Sugianto, usai menyerahkan Bansos untuk warga Kota Palangka Raya, di Aula Rumah Jabatan Walikota Palangka Raya, Minggu (31/5).

Berati ada sekitar 400.000 Kepala Keluarga (KK) lebih yang sudah dibantu, baik dari APBN maupun APBD provinsi dan kabupaten/kota. Karena, akibat terjadinya pandemi Covid-19 ini, diperkirakan ada sekitar 813.000 KK di Kalteng ini yang ikut terdampar.

Sementara untuk Pemprov Kalteng itu, ujar Sugianto, berdasarkan data dari pemerintah kabupaten/kota dan kemudian dilakukan validasi itu ada sebanyak 180.747 KK yang dibantu dari APBD Provinsi.

Sementara untuk Kota Palangka Raya, diberikan bantuan itu untuk 20.031 KK, dengan total bantuan senilai Rp10.015.500.000, ujarnya. dkw

Pos terkait