BLT Dibagi Bertahap, Budi: Semua yang Terdaftar Akan Dapat Bantuan

  • Whatsapp
BLT Dibagi Bertahap, Budi: Semua yang Terdaftar Akan Dapat Bantuan
BUDI SANTOSO
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) terhadap masyarakat terdampak virus Corona (Covid-19) di Kota Palangka Raya mendapat respons berbeda dari masyarakat. Pasalnya, ada yang sudah mengumpulkan persyaratan, namun namanya tidak tertera di daftar penerima yang diumumkan setiap kelurahan. Namun, beredar data penerima bantuan sosial dalam format PDF di Medsos tetap terdaftar sebagai penerima bantuan sosial dari Pemprov sebanyak 20.031.

Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Budi Santoso menyampaikan, saat ini pihaknya terus melakukan penataan terhadap pembagian bantuan sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalteng kepada fakir miskin terdampak Covid-19.

“Pembagian maupun nama yang diumumkan saat ini sebagai penerima bantuan, data yang berasal dari Dinas Sosial masing-masing kabupaten/kota. Jumlah 20 ribu lebih dari Kota Palangka Raya itu nanti semua dapat bantuan asal sesuai kriteria penerima, pembagiannya bertahap jadi semuanya bersabar, ini kami lagi atur pembagiannya,” kata Budi, Selasa (2/6).

Pada saat pertama kali pembagian bantuan sosial tersebut melalui Bank Kalteng, Minggu (31/5), memang terjadi penumpukan masyarakat. Hal ini pun menjadi evaluasi Dinsos Kalteng dalam pembagian berikutnya, sehingga ke depan tidak terjadi lagi penumpukan massa.

Kriteria penerima bantuan sosial ini, jelas dia, masyarakat miskin, masyarakat yang kehilangan penghasilan tetap, diberhentikan dari tempat kerjaannya karena pandemi Covid-19 yang belum pernah terdata sebagai penerima jenis bantuan apapun dari pemerintah. Pembagian bantuan ini juga dalam beberapa klaster.

“Bagi dulu ke yang ada datanya di Bank Kalteng, saat ini pembagiannya masih menggunakan data yang berasal dari Dinas Sosial. Setelah itu baru data yang masuk dari dinas yang lain. Misalnya, untuk Kota Palangka Raya jumlah datanya dari Dinas Sosial 15.414. Setelah klaster Dinas Sosial ini selesai nanti, baru klaster dinas berikutnya. Jadi bertahap,” imbuh Budi.

Sementara itu, terkait dengan data dari dinas lain sebagai calon penerima bantuan sosial, Budi mengaku tidak tahu dari mana asalnya, pendataannya bagaimana, teknik pendataannya bagaimana. Data itu juga ada yang tidak valid karena ada namanya, tapi tidak ada alamat tinggalnya, sehingga dicek ulang lagi. Kemudian bantuan sosial tersebut berlaku selama 3 bulan, jika tidak diambil dalam jangka waktu tersebut, maka akan kembali ke kas pemerintah. yml

iklan atas

Pos terkait

iklan atas