PNBP Pertambangan Terus Meningkat

  • Whatsapp
PNBP Pertambangan Terus Meningkat
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Selama 4 tahun kepemimpinan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Habib Ismail Bin Yahya, berbagai upaya dan terobosan dilakukan untuk terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalteng.

Karena, dengan terus meningkat PAD tersebut, sehingga berkontribusi bagi peningkatan APBD, untuk membiayai pembangunan di daerah itu, baik di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, perekonomian dalam arti luas dan sebagainya.

Berkat kerja keras dan upaya yang dilakukan Pemprov Kalteng, sehingga pendapatan, termasuk dari sektor pertambangan di daerah ini terus menunjukan peningkatan.

Terbukti, dari realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor tambang dari tahun ke tahun. Dimana pada 2015 sebesar Rp531 miliar, di 2016 naik Rp951 miliar, 2017 Rp1.7 triliun, 2018 Rp2.0 triliun, 2019 naik menjadi Rp2.2 triliun, dan hingga 31 April 2020 realisasinya sudah mencapai Rp763 miliar.

Peningkatan PNBP ini terjadi karena sejak Mei 2016 silam, Gubernur Kalteng membuat gebrakan dengan mengecek dan merazia tambang ‘nakal’ di daerah ini, serta memperketat dokumen pengangkutan hasil tambang. Karena ia menilai, bahwa royalti dari sektor pertambang yang diterima Kalteng tidak sebanding dengan kekayaan sumber daya alam yang ada dan diangkut ke luar.

Dengan upaya tersebut, Gubernur Kalteng mendongkrak sedikit demi sedikit PAD Kalteng dari sektor pertambangan.

Melihat hal itu, Gubernur Kalteng itu makin gencar lagi Sidak ke lokasi tambang, sidak ke kapal tongkang dan kantor Dinas Provinsi untuk mengkalkulasi potensi yang seharusnya menjadi keuntungan Kalteng dari sektor tersebut.

“Alhamdulillah upaya yang terus dilakukan, kami buktikan di tahun 2017, kita cek mulai sudah bagus dan tertib dan dapat tembus Rp1,7 Triliun, dan tahun berikutnya bertambah naik. Ini adalah upaya Pemprov dalam meningkatkan PAD dan APBD Kalteng,” ujar Sugianto, kepada Tabengan, Rabu (27/5).

Dari anggaran tersebut, bisa digunakan untuk peningkatan sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pembangunan lainya, yang selama ini kami salurkam dan realisasikan di masyarakat.

Berdasarkan data dari Dinas ESDM Provinsk Kalteng, untuk realisasi PNBP mineral dan batu bara mulai tahun 2016-2020 terus meningkat. Hal ini menunjukan bahwa harus benar-benar dipantau dan diawasi oleh Dinas ESDM, aparat keamanan serta juga insyansi terkait lainya, agar pembayaran pajak dan royalti berjalan baik dan terkontrol. dkw

iklan atas

Pos terkait

iklan atas