Pansus Didukung Penuh DPD PDI Perjuangan

  • Whatsapp
Pansus Didukung Penuh DPD PDI Perjuangan
Tim Pansus DPRD Kalteng, sedang koordinasi dan silaturahmi dengan Pengurus DPD PDI Perjuangan Kalteng, Rabu (27/5). Dalam pertemuan yang diterima Ketua DPD Arton S Dohong didampingi Sekretaris DPD Sigit K Yunianto tersebut, PDI Perjuangan siap mem back-up kelancaran tugas dan fungsi Pansus DPRD Kalteng. TABENGAN/SEGAH
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Panitia Khusus (Pansus) Anggaran Corona Virus Disease atau Covid-19 dan Pengawasan Bantuan Sosial (Bansos), yang dibentuk DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), mendapat dukungan penuh dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalteng.

Hal ini disampaikan, Ketua DPD PDI Perjuangan, Arton S Dohong saat dibincangi wartawan, usai menerima kunjungan tim Pansus DPRD Kalteng di kantor DPD PDI Perjuangan, di jalan Soekrano Palangka Raya, Rabu (27/5).

“Hari ini kita telah dikunjungan Pansus DPRD Kalteng, agendanya yang pertama adalah Anggota Pansus memberikan penjelasan terkait dengan alasan dibentuknya pansus itu. Dan pada dasarnya DPD PDI Perjuangan Kalteng sudah memahami betul tentang kerangka berfikir dan kerangka berfikir tujuan dibentuknya Pansus oleh DPRD Kalteng,” kata Arton.

Mantan Bupati Gunung Mas (Gumas) ini menegaskan, bahwa DPD melalui Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kalteng mendukung penuh dengan dibentuknya Pansus tersebut. “DPD PDI Perjuangan Kalteng melalui Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kalteng mendukung sepenuhnya dibentuk Pansus itu,” tegasnya.

Dikatakan, Pansus itu dibentuk bukan untuk menghalang-halangi atau mempersulit serta mengawasi seseorang. Tetapi bertugas melaksanakan pengawasan terhadap penggunaan uang Negara, sehingga uang rakyat tersebut bisa digunakan dengan optimal dan tepat sasaran serta tidak terjadi penyimpangan.

Oleh sebab itu, sudah seharusnya keberadaan Pansus yang dibentuk DPRD Kalteng tersebut mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Kalteng. Terlebih anggaran penanganan Covid-19 di Bumi Tambun Bungai ini cukup besar yang totalnya mendapat Rp810 miliar lebih.

“Yang perlu diberikan pemahaman terkait dibentuknya Pansus ini adalah bukan menghalang-halangi, bukan mempersulit atau bukan melakukan pengawasan terhadap seseorang. Tetapi melakukan pengawasan terhadap penggunaan dan pemanfaatan uang Negara itu yang paling penting dan itu memang tugas Dewan, tugas DPR tidak bisa dibantah. Mestinya ini harus mendapat dukungan sepenuhnya dari seluruh warga masyarakat Kalteng,” kata Arton.

Terpisah, Ketua Pansus Y Freddy Ering saat dihubungi Tabengan juga menegaskan, bahwa DPD mendukung penuh dan siap mem-back up untuk kelancaran pelaksanaan tugas Pansus. “Karena mekanisme yang sudah ditempuh DPRD dengan membentuk Pansus itu untuk kebaikan semua. Anggaran besar yang sudah dialokasikan untuk penanganan pandemi Covid-19 dengan menunda dan membatalkan sektor lain yang juga penting sudah selayaknya penggunaannya diawasi khusus Dewan,” kata Freddy.

Terlebih lebih lagi kata dia, penyaluran Bansos itu selain anggaran pusat yang sangat besar, juga penting diawasi khusus karena soal data yang memang masih belum lengkap dan akurat. Kemudian, penyalurannya yang harus tepat sasaran.

“Bahkan presiden pun mewanti wanti agar Bansos itu sampai kepada warga yang terbeban berat/terdampak pandemi dan jangan sampai Bansos diselewengkan dan bagi aparat yang terlibat akan ada sanksi yang berat,” tegasnya.

Dalam pertemuan itu lanjut Freddy, Ketua DPD PDI Perjuangan juga menghimbau agar Pemprov Kalteng fokus dulu dengan kelancaran Bansos Pemerintah. “Beliau meminta agar Pemprov fokus dulu dengan kelancaran Bansos Pemerintah,” pungkasnya. sgh

iklan atas

Pos terkait

iklan atas