Pemko Rakor Pembahasan Tahapan Pasca PSBB

  • Whatsapp
Pemko Rakor Pembahasan Tahapan Pasca PSBB
Rakor - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin saat tengah memimpin rapat koordinasi tahapan pelaksanaan pencegahan Covid-19 pasca PSBB di kantor Wali Kota, Selasa (26/5). TABENGAN/RONNY GUNTUR
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Pemerintah Kota Palangka Raya beserta dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 kota setempat segera melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) untuk membahas langkah lanjutan usai pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang selesai pada 24 Mei kemaren. Rakor yang digelar di Kantor Wali Kota Palangka Raya tersebut, dipimpin langsung oleh Wali Kota Fairid Naparin serta dihadiri oleh Ketua DPRD Sigit K Yunianto dan seluruh jajaran Forkopimda kota setempat, Selasa (26/5) siang.

Didalam rakor tersebut, ada tiga hal yang menjadi fokus prioritas dalam penanganan penyebaran Covid-19 di Kota Palangka Raya. Tiga hal tersebut yaitu fokus terhadap penanganan pencegahan Covid-19, penguatan protokol kesehatan, dan penguatan ekonomi lokal.

Fairid mengatakan, Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang hal itu akan disusun dan secara garis besar begitu selesai PSBB bukan berarti tidak memperketat pengawasan, akan tetapi justru lebih diperkuat dengan kembali diterapkannya pembatasan sosial kelurahan humanis (PSKH).

“Nah dalam penerapannya PSKH ini akan lebih mendetail sebab setiap kelurahan sampai tingkatan RT/RW yang akan memantau nantinya segala kegiatan masyarakat,” ucap Fairid.

Nantinya, sambung Fairid, penerapannya akan diatur sedemikian rupa seperti yang termakhtub dalam Permenkes nomor 7 tahun 2020 yang baru, yakni penerapan kehidupan New Normal. Akan tetapi segala sesuatunya akan disusun terlebih dahulu kemudian baru akan diterapkan.

“Nanti apa saja prosedur-prosedur yang akan dijalankan dalam penerapan New Normal itu kita susun dulu dalam dua atau tiga hari kedepan agar lebih mendetail,” bebernya.

Pada intinya, lanjutnya kembali, apa yang telah dilakukan oleh Pemko seperti mengeluarkan peraturan dan imbauan semuanya demi menjaga masyarakat dari terpaparnya Covid-19, dan seharusnya masyarakat bisa bekerjasama dalam hal itu.

“Kita tidak mengekang dan membatasi semua aktivitas namun perhatikan protokol kesehatan dan imbauan serta peraturan yang telah dikeluarkan ini semua demi kebaikan bersama, sampai wabah ini selesai kami tidak akan bosan untuk mengingatkan masyarakat,” tukasnya.

iklan atas

Pos terkait

iklan atas