Lagi, 2 Pedagang Pasar Besar Positif Covid-19

  • Whatsapp
Lagi, 2 Pedagang Pasar Besar Positif Covid-19
H+1 Hari Raya Idul Fitri kondisi Pasar Besar cukup sepi, menyusul 8 pedagang setempat dinyatakan positif Covid-19. TABENGAN/YULIANUS
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Ditemukannya 6 pedagang di kawasan Pasar Besar Palangka Raya yang positif terpapar Covid-19 pekan lalu, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Tim Gugus Tugas bertindak cepat melakukan skrining dan Rapid Test kepada para pedagang lainnya, pengunjung dan masyarakat sekitar pasar besar.

Ketua Harian Tim Gugus Tugas, Emi Abriyani menuturkan jika terhitung mulai Kamis dan Jumat (21-22 Mei) dilakukan Rapid Test kepada 98 orang warga di halaman Makodim 1016 Palangka Raya, dan hasilnya 21 orang reaktif.

Sementara itu, pada hari Sabtu (23/5) juga telah dilakukan Rapid Test oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya, di Jalan Sumatera Gang Suhada. Wakil Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 sekaligus Kepala Dinkes, Andjar Hari Purnomo mengatakan dari hasil 100 orang yang mengikuti Rapid Test tersebut ada 6 orang dinyatakan reaktif.

Dan, untuk pengawasan kepada orang reaktif ini, pihaknya sudah menyampaikan kepada RT/RW dan lurah agar ikut berpartisipasi dalan memberikan pemahaman kepada yang bersangkutan dan melakukan pengawasan terhadap orang tersebut.

“Untuk pengawasan orang yang hasil Rapid-nya reaktif kami percayakan kepada RT dan RW setempat, serta kepada lurah yang merupakan tergabung dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya,” bebernya, Senin (25/5).

Hingga saat ini, hasil tes kepada 198 masyarakat di kawasan Pasar Besar telah menunjukkan 2 orang yang positif terinfeksi Covid-19. Setelah sebelumnya ada 6 orang yang terindikasi positif, kini menjadi 8 orang secara total.

“Dari hasil swab test yang kita lakukan kemarin kepada mereka yang reaktif, kembali ditemukan ada 2 orang pedagang yang positif Covid-19. Sehingga total sampai sekarang jadi 8 orang,” ungkap Emi kepada awak media, Senin (25/5).

Setelah diketahui adanya 2 pedagang yang kembali positif Covid-19 tersebut, pihaknya langsung melakukan pengawasan ketat di lingkungan pasar besar. Dimana salah satunya, tambah Emi, ialah mendirikan 10 posko pantau dengan menerjunkan 120 personel untuk melakukan pengetatan terhadap pengunjung pasar.

“Bagi pedagang atau pengunjung yang berbelanja tidak menggunakan masker diberikan teguran sesuai aturan. Memang kita akui warga masyarakat bagi yang berdagang dan berbelanja sudah mulai abai terhadap protap kesehatan. Untuk itu, kami perkuat sosialisasi dan pengawasan disini. Kami atur kembali agar lapak pedagang memiliko jarak, dan masyarakat untuk tidak berdesakan dan berdempetan,” pungkasnya. rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas