Ini Penyebab Habib Ismail bin Yahya Mundur

  • Whatsapp
Ini Penyebab Habib Ismail bin Yahya Mundur
Habib Ismail bin Yahya

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Belum genap seminggu Plt Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Provinsi Kalteng Suhaemi yang notabene instansi vital dalam penanganan bantuan sosial di tengah pandemi Covid-19 mundur dari jabatannya, kini muncul kabar mengejutkan lainnya. Ada apa dengan Kalteng?

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail bin Yahya secara resmi menyatakan mundur sebagai bakal calon (bacalon) Wakil Gubernur pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Kalteng tahun 2020.

“Hari ini (Senin), tanpa ada paksaan dari unsur maupun pihak manapun dan disaksikan oleh seluruh masyarakat Kalteng, saya menyatakan mundur sebagai bakal calon Wakil Gubernur Kalteng pada Pilkada serentak Kalteng tahun 2020,” ucap Habib Ismail di sela kegiatan Refleksi Kritis Wakil Gubernur Kalteng di kediamannnya Jalan Anggrek, Senin (25/5).

Habib Ismail beralasan, mundur sebagai bacalon dengan tujuan memberikan keleluasaan dan kemudahan bagi Sugianto untuk memilih wakil yang sesuai dengan keinginan partai pengusung.

Tidak itu saja, pengunduran diri juga sebagai bentuk tanggung jawab, sebab selama 4 tahun bertugas belum bisa bekerja dengan maksimal sebagai Wagub Kalteng.

“Saya akui, selama ini koordinasi agak macet, khususnya berkenaan dengan penugasan dan pelimpahan wewenang. Sampai kapan pun saya tidak akan mengungkapkan kekecewaan, tapi ingin optimis ke depan. Karena itu, keputusan mundur ini juga ingin fokus menyelesaikan tugas dan tanggung jawab sebagai Wakil Gubernur Kalteng, di sisa masa jabatan,” kata Habib Ismail.

Pada saat menyampaikan pengunduran diri, sejumlah perwakilan partai politik hadir, baik dari Partai Demokrat dan juga Partai Gerindra. Habib Ismail mengakui, kehadiran perwakilan partai politik ini semata bentuk silaturahmi di Hari Raya Idul Fitri. Berkenaan dengan signal untuk Pilkada ke depan, silakan untuk menyimpulkan masing-masing.

Habib Ismail menambahkan, berbicara politik tentu akan berkaitan dengan kursi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sebagai pemilik kursi di DPRD Kalteng juga keputusan ke mana PKB akan berlabuh, nantinya diserahkan ke DPP PKB.

Sebelumnya, September 2019, pada acara Tablig Akbar Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz, Sugianto Sabran-Habib Ismain bin Yahya memutuskan untuk islah, dan akan kembali maju dalam Pemilihan Gubernur dan Wagub Kalteng untuk periode selanjutnya. Artinya, SOHIB jilid II akan kembali ikut ambil bagian dalam Pilkada serentak 2020. Namun, dengan pernyataan resmi mundurnya Habib Ismail dari bursa Pilkada Kalteng ini, praktis telah meninggalkan pasangannya sang petahana Sugianto Sabran. sgh/ded

Pos terkait