Setahun Buron, Pembunuh Diringkus Polisi

  • Whatsapp
Setahun Buron, Pembunuh Diringkus Polisi
Kapolsek Ketapang Kompol Yosep Thomas Tortet saat ekspos pengungkapan kasus pembunuhan yang terjadi lebih dari setahun yang lalu, Sabtu (23/5).
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com – Setelah setahun lebih bersembunyi dengan berpindah-pindah tempat, akhirnya pelaku pembunuhan di Desa Telaga Baru, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Subli (25), berhasil diringkus aparat Polsek Ketapang, Polres Kotim, Jumat (22/5) lalu. Pria itu diciduk di Batu Kapal, Desa Kapuk, Kecamatan Mentaya Hulu, Kotim.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Ketapang Kompol Yosep Thomas Tortet mengungkapkan, pembunuhan terjadi pada hari Sabtu, 30 Maret 2019. Saat itu tersangka yang baru keluar dari rumah, kemudian ditabrak sepeda motornya oleh dua orang remaja. Tersangka yang membawa parang lalu berniat membacok kedua remaja yang menabraknya.

Korban yaitu Sumbrani alias Ontoi yang melintas di lokasi tersebut, kemudian menolong kedua remaja itu dengan menghadang tersangka, dan menyuruh kedua remaja tersebut untuk segera pergi. Rupanya hal tersebut membuat tersangka semakin marah. Tersangka lalu melampiaskan kemarahannya dengan menyerang korban dengan parang yang dibawanya.

“Korban ini awalnya ingin melerai, namun tersangka membacok, ada sekitar tujuh luka bacok di tubuh korban. Ada luka di badan, kepala dan punggung korban,” terang Kasat Reskrim, Sabtu (23/5) akhir pekan lalu.

Disampaikan Kapolsek, setelah melakukan pembunuhan tersebut, tersangka sempat kabur ke Pangkan Bun, kemudian ke Seruyan dan terakhir di Mentaya Hulu. “Selama pelariannya, tersangka juga sambil bekerja di pendulangan (tambang tradisional). Hingga akhirnya jejaknya tercium berada di Batu Kapal,” jelas Kapolsek.

Awalnya sebulan yang lalu pihaknya sudah akan menyergap tersangka. Namun saat petugas sampai di sana, pelaku pergi keluar kampung. “Akhirnya kita intai lagi dengan bantuan Polsek Mentaya Hulu, barulah Jumat kemarin tersangka berhasil kita tangkap,” jelasnya.

Dari pengakuan tersangka, jelas Kapolsek, saat kejadian tersangka baru saja selesai menenggak minuman keras. “Barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk membunuh korban juga sudah kita amankan,” tandasnya. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 338 sub 351 ayat 3 KUH Pidana dengan ancaman hukuman kurungan penjara selama 15 tahun. c-arb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas