Pemprov dan Bulog Jaga Stabilitas Harga Pasar

  • Whatsapp
Pemprov dan Bulog Jaga Stabilitas Harga Pasar
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Harga bahan kebutuhan pokok mendekati Hari Raya Idul Fitri mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan. Menanggapi lonjakan kenaikan harga itu, pemerintah Kalimantan Tengah (Kalteng), bersama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan operasi pasar guna menjaga stabilitas harga.

Sekretaris Daerah Kalteng yang sekaligus Ketua Satgas Pangan Kalteng Fahrizal Fitri, mengatakan, sidak dan operasi pasar yang dilakukan kali ini, difokuskan pada komoditas bawang merah dan gula pasir. Beberapa minggu ini, mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi. Berdasarkan pantauan, harga bawang merah sebelumnya mencapai Rp65.000/kg sedangkan gula pasir Rp16.000/kg di pedagang eceran. Harga ini sudah jauh melampaui HET yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp32.000 untuk bawang merah dan gula pasir Rp12.500.

Fahrizal menyampaikan, kondisi lonjakan harga yang cukup signifikan itu, pemerintah Kalteng bekerjasama dengan Bulog melakukan operasi pasar, khusus 2 komoditas tersebut, demi menjaga stabilisasi pasokan, dan harga. Tujuannya, pada saat Hari Raya Idul Fitri masyarakat tetap memperolehnya dengan harga terjangkau.

“Sidak dan operasi pasar (OP) saat ini sangat penting dilakukan, karena harga kedua komoditas ini sudah jauh melebihi HET. Jangan sampai terjadi gejolak di masyarakat, khusunya pada saat menjelang hari raya seperti ini, sehingga terasa dampaknya bagi masyarakat yang pasti memerlukan, dan mempersiapkan kebutuhan dalam rangka menyambut moment silaturahmi keluarga” kata Fahrizal, usai memimpin sidak dan operasi pasar, Jumat (22/5/2020), di Palangka Raya.

Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalteng Lilis Suriani mengatakan, operasi pasar ini dilakukan oleh Pasar Mitra Tani, yang difasilitasi melalui Dinas Ketahanan Pangan. Operasi pasar merupakan upaya pemerintah Kalteng dalam menjaga harga pangan, sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat terlebih yang akan merayakan Idul Fitri di tengah meluasnya wabah virus corona atau Covid-19 di Palangka Raya.

“Pada saat ini kami menjual bawang merah seharga Rp50.000/kg jauh di bawah harga pasar, bahkan lebih murah dari pedagang pemasok yang saat ini menjual Rp54.000/kg sedang di eceran kemaren harganya sudah mencapai Rp60.000-Rp65.000,” kata Lilis.

Pada saat pemantauan, kondisi harga beberapa komoditas Pangan di Pasar Besar Kota Palangka Raya tingkat eceran: bawang Merah Rp63.000/kg, Rp bawang Putih Rp35.000/kg, cabe merah keriting Rp45.000/kg, cabe rawit Rp40.000/kg, daging sapi Rp135.000/kg, daging ayam ras Rp42.000/kg, telur ayam ras Rp21.500/kg, gula pasir Rp15.000/kg, minyak goreng Rp11.000/lt, dan tepung terigu Rp7.000/kg.

Masyarakat dipersilakan berbelanja bahan pokok di Pasar Mitra Tani (PMT) Kalteng, yang beralamat di Dinas Ketahanan Pangan Jl Willem AS No. 09, Palangka Raya. Buka setiap hari Senin-Jumat mulai pukul 08.00-15.30 Wib. Komoditas yang dijual yaitu beras, telur, cabe, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, dan daging beku. Harga-harga yang kami jual lebih murah dari pasar.ded

iklan atas

Pos terkait

iklan atas