Gubernur Minta Bupati Kapuas dan Bartim Optimalisasi Posko Pengawasan

  • Whatsapp
Sugianto Sabran
H Sugianto Sabran
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran meminta Bupati Kapuas dan Bupati Barito Timur (Bartim) untuk mengoptimalisasi posko pengawasan, pengendalian, dan pelaksanaan larangan sementara penggunaan transportasi darat di daerah itu.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalteng melalui suratnya No 360/50/GT.COVID-19, yang ditandatangani pada 20 Mei 2020, dengan perihal Optimalisasi Posko Pengawasan, Pengendalian dan Pelaksanaan Larangan Sementara Penggunaan Transportasi Darat, yang ditujukan kepada Bupati Kapuas dan Bupati Barito Timur.

Dalam surat itu disebutkan, memerhatikan hasil evaluasi lapangan berkenaan dengan pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri 1441 Hijriah, serta mendukung pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Kota Palangka Raya, dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), diminta kepada kedua bupati untuk meningkatkan pengendalian dan pengawasan sarana transportasi darat yang mamasuki wilayah Provinsi Kalteng, terutama dari wilayah yang telah melaksanakan PSBB.

Untuk efektivitas pelaksanaan di lapangan, agar lokasi posko pengawasan (check point) dapat ditempatkan pada UPPKB Jembatan Timbang Anjir Serapal Kementerian Perhubungan RI di Km 12.5, Kecamatan Kapuas Timur di Kabupaten Kapuas dan UPPKB Jembatan Timbang Pasar Panas di Kabupaten Banto Timur.

Dalam hal penempatan posko di lapangan, ujar Sugianto, dapat berkoorsinasi dengan pihak Balai Pengelola Transportasi Darat WiIayah XVI Provinsi Kalimatan Tengah dan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah.

Hal tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No. 25/2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudnk lduI Fitri 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Keputusan Menteri Kesehatan RI No HK.01.07/MENKES/294/2020 tentang Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 No 4/2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepalan Penanganan Covid-19.

Dan Surat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 No B-150/KA GUGAS/PD.01.02/05/2020 tanggal 7 Mei 2020 perihal Penyampaian Surat Edaran dan Persiapan  Pelaksanaannya.

“Demikian disampaikan, sebagai bahan pelaksanaan lebih lanjut dalam upaya bersama untuk memutus penyebaran COVlD-19 di Provinsi Kalimantan Tengah,” ujarnya. dkw

iklan atas

Pos terkait

iklan atas