Pasien Positif di Kalteng Melejit, Kapuas Didesak PSBB

  • Whatsapp
Pasien Positif di Kalteng Melejit, Kapuas Didesak PSBB
Pasar Mawar Kapuas
iklan atas

Terpisah, Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani mengatakan, jika berakhirnya PSBB dan berganti menjadi PSKH sama sekali tidak akan menurunkan ketatnya pengawasan.

“Terutama di Pasar Besar dan pasar-pasar lain di sini akan diperketat pengawasan dan pemantauan serta penerapan sosial dan physical distancingnya. Patroli oleh pasukan pengamanan akan lebih ketat. Aturan pembelian makanan dirumah makan juga tidak akan berubah. Bahkan pos check poin yang tak efektif akan dinonaktifkan dan dipindah ke pasar dan kelurahan yang berpenduduk padat. Tak ada ruh yang berubah antara PSBB dan PSKH ini. Anggaran untuk pelaksanaanya juga masih bisa dicover,” jelas Emi.

Diperketat
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto menyatakan, pihaknya mendukung apa yang sudah ditetapkan Pemerintah Kota Palangka Raya dengan mencabut pemberlakukan PSBB dan menggantikannya dengan Pembatasan Sosial Kelurahan Humanis (PSKH).

“Kita di daerah melihat sendiri bagaimana pandemi ini telah memukul sendi-sendi kehidupan masyarakat, mulai dari aspek kesehatan sampai sosial-ekonomi. Sekarang adalah waktunya kita bersiap diri menyambut ‘New Normal’ secara bertahap. Bagaimana pun, daerah-daerah harus bangkit berbenah kembali membangun ekonomi masyarakatnya, ” ujar Sigit.

iklan atas

Pos terkait

iklan atas