Pasien Positif di Kalteng Melejit, Kapuas Didesak PSBB

  • Whatsapp
Pasien Positif di Kalteng Melejit, Kapuas Didesak PSBB
Pasar Mawar Kapuas

“Petunjuk Wali Kota, PSBB cukup satu tahap saja. Tapi kita tidak berhenti sampai di sini. Perjuangan akan kembali memfokuskan pada program sebelumnya, yakni Pembatasan Sosial Kelurahan Humanis (PSKH),” tuturnya saat ditemui awak media usai memimpin rakor tersebut.

PSKH lebih fokus pada pengawasan dan pengetatan yang tak lagi pada cek poin yang sudah ada, namun fokus pada sebaran yang sudah mulai ada di titik keramaian salah satunya di pasar, mall, dan pertokoan. Dan juga akan ada pengetatan di wilayah perbatasan, khususnya yang berbatasan dengan Provinsi Kalsel untuk membatasi akses keluar masuknya masyarakat antarzona merah.

Begitu PSBB berakhir pada 24 Mei pukul 24.00 WIB, lanjut Umi, maka pada 25 Mei pukul 00.00 WIB sudah secara otomatis akan berlaku PSKH. Sedangkan untuk dasar hukum sendiri, tambahnya, PSKH akan kembali mengacu kepada surat keputusan (SK) Wali Kota seperti pada pelaksanaan PSKH sebelumnya, namun akan ada penyesuaian sesuai kondisi saat ini. Untuk Perwali Nomor 7 Tahun 2020 tentang pedoman PSBB, tidak berlaku kembali.

“Pemberlakuan jam malam ataupun jam operasional toko, dalam PSKH akan ada penyesuaian apakah itu pemunduran jam berlaku atau yang lain, akan dilakukan penyusunan petunjuk teknisnya lebih lanjut. Pembatasan gerak manusia, tidak lagi menjadi fokus. Namun pada upaya pencegahan di titik yang dinilai berpotensi tinggi,” jelas Umi.

Pos terkait