Aktivitas Pasar Meningkat Jelang Lebaran

  • Whatsapp
Aktivitas Pasar Meningkat Jelang Lebaran
Suasana Pasar Kahayan terlihat masih ramai dikunjungi warga yang berbelanja keperluan jelang Lebaran, Jumat (22/5).

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Menjelang berakhirnya bulan Ramadan, aktivitas masyarakat di beberapa pasar seperti di Pasar Kahayan dan Pasar Besar Kota Palangka Raya meningkat, sekalipun di tengah wabah Covid-19.

Salah satu staf UPTD Pasar Kahayan Dodhy mengakui, memang ada peningkatan aktivitas di pasar. Namun, untuk mencegah terjadinya transmisi lokal penularan seperti yang terjadi di Pasar Besar pihaknya telah melakukan langkah-langkah preventif sesuai imbauan pemerintah.

“Aktivitas pasar menjelang Idul Fitri lumayan ramai dari hari-hari biasa. Antisipasi kami kepada para pedagang Pasar Kahayan agar mematuhi aturan yang telah dianjurkan pemerintah yaitu menggunakan masker, jaga jarak, selalu mencuci tangan. Dan kami rutin melakukan penyemprotan disinfektan di dalam pasar,” bebernya kepada Tabengan, Jumat (22/5).

Sementara itu, Hamidan, Ketua Pasar Besar, juga mengatakan hal yang serupa. “Menjelang Hari Raya Idul Fitri ini, orang yang berbelanja di pasar cukup ramai,” ujarnya.

Bersamaan dengan itu, Perum Bulog beserta instansi terkait, seperti Sekda Provinsi Kalteng dan Satgas Pangan beserta jajarannya melakukan operasi pasar jenis gula dan beras di kedua pasar tersebut.

“Saat ini hanya operasi pasar gula dan beras secara masif sejak hari Senin 18 Mei 2020 sampai H-1 di seluruh Kantor Bulog se-Kalteng,” ujar Kepala Bulog Kalteng Mika Ramba Kendenan dibincangi Tabengan.

Lebih lanjut Mika menyebutkan, secara khusus operasi pasar untuk Kota Palangka Raya dilaksanakan di Pasar Besar dan Pasar Kahayan serta outlet Bulog di depan kantor serta beberapa mitra pedagang.

“Intervensi pasar untuk gula cukup menggembirakan karena dari Rp21.000/Kg pada hari ini telah ditekan menjadi Rp15.000/Kg,” ujarnya.

Mika mengaku yang paling dicari masyarakat masih tetap gula pasir. Melihat animo masyarakat cukup besar sehingga Bulog dan beberapa instansi terkait melakukan operasi pasar gula secara masif.

“Sedangkan untuk daging kerbau impor Bulog tidak ada stok, hal tersebut disebabkan negara eksportir yaitu India melakukan lockdown. Sementara orderan dan droping secara online sudah closed pada tanggal 19 Mei 2020,” tutupnya. dsn

Pos terkait