Evaluasi Pelaksanaan PSBB Dilakukan Berkala

  • Whatsapp
Evaluasi Pelaksanaan PSBB Dilakukan Berkala
UMI MASTIKAH
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Selama 5 hari semenjak diterapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Palangka Raya, masih ada saja warga kota yang melanggar aturan.

Pelanggar peraturan justru didominasi warga yang tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, maupun masih adanya tempat usaha yang buka melewati jam operasional yang ditentukan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 7 Tahun 2020.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Palangka Raya Hj Umi Mastikah mengatakan jika pelaksanaan PSBB memang perlu dilakukan evaluasi berkala agar bisa diperbaiki, terutama hal apa saja yang belum maksimal selama penerapan peraturan tersebut.

“Apakah sosialisasinya kurang, apa peraturannya yang kita terapkan itu belum tepat atau memang masyarakat yang mengabaikannya. Maka dari itu perlu adanya evaluasi tersebut agar pelaksanaan PSBB ini bisa mencapai tujuannta,” kata Umi, Jumat (15/5).

Sebenarnya, lanjut Umi, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, sejak jauh hari sudah merancang Peraturan Walikota (Perwali), bahkan sebelum keputusan pelaksanaan PSBB diterapkan.

“Sebelum disahkan semuanya sudah diteliti dengan benar, peraturan mana yang boleh dan tidak boleh diterapkan, makanya ada rapat koordinasi selama beberapa hari sebelum penerapan PSBB. Dan pada intinya kita tetap menerapkan PSBB dengan cara humanis,” tegas Umi.

Dlanjutkan Umi, selama 2 hari pihaknya sudah melakukan sosialisasi dengan harapan masyarakat bisa mendengarkan dan melaksanakan setiap peraturan yang ditetapkan selama PSBB dilaksanakan.

“Apa yang sudah dilaksanakan, biarlah berjalan perlahan dan masyarakat bisa bekerjasama dalam hal tersebut, sehingga nantinya selama 14 hari pelaksanaan PSBB tersebut bisa berhasil dan sukses,” harap Umi. rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas