Diduga Kerap Curi Kotak Amal, Seorang Remaja Diamankan Warga

  • Whatsapp
Diduga Kerap Curi Kotak Amal, Seorang Remaja Diamankan Warga
Seorang remaja yang diduga kerap melakukan pencurian saat diamankan warga, Kamis (14/5/2020) malam. (ist)

SAMPIT/tabengan.com – Resah dengan seringnya terjadi pencurian kotak amal di masjid, Warga RT 6 RW 2 Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kotim, mengamankan seorang remaja yang diduga sering mencuri kotak amal di sejumlah masjid di Baamang Barat. Remaja tersebut diamankan warga dan takmir masjid saat memasuki halaman Masjid Ikhwanul Muhajirin Baamang Barat, Kamis (14/5/2020) sekitar pukul 21.30 WIB.

Ketua RT 06 RW 02 Baamang Barat, Yudi mengungkapkan, di Masjid Ikhwanul Muhajirin sudah beberapa kali terjadi pencurian kotak amal, sehingga sangat meresahkan warga. “Jadi kotak amal di Masjid Ikhwanul Muhajirin ini pernah dicuri beberapa kali. Ada yang dicongkel, ada juga yang kacanya dipecahkan,” terang Yudi, saat ditemui di Polsek Baamang, Polres Kotim, Jumat (15/5/2020).

Disampaikannya, remaja yang mengaku bernama Aryo tersebut gerak-geriknya sudah diawasi warga, karena tiga hari sebelumnya terekam CCTV masjid mencuri sendal di Masjid tersebut. “Ciri-cirinya sudah kita ketahui, jadi pas berada di lingkungan masjid langsung diamankan warga. Dari pengakuannya dia dua kali mencuri kotak amal di Masjid Ikhwanul Muhajirin ini. Dia juga mengaku pernah mencuri mesin pompa air di TPA dan TKA di tempat kami bersama seorang rekannya,” lanjut Yudi.

Selain di Masjid Ikhwanul Muhajirin, remaja tersebut juga mengaku mencuri kotak amal di Masjid Nurul Iman Jalan Tidar dan Masjid Wongso Dikoro di Wengga Agung. “Pelaku sudah kami serahkan ke aparat Polsek Baamang, mudah-mudahan tidak ada lagi pencurian kotak amal masjid. Kalau dari pengakuannya, uang hasil mencuri kotak amal itu untuk minum minuman keras,” tandasnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Ikhwanul Muhajirin, H. Solikhin mengungkapkan, setidaknya ada 3 kali pencurian kotak amal di Masjid Ikhwanul Muhajirin. “Dua kali pencurian terjadi sebelum kami pasang CCTV. Setelah kami pasang CCTV ada sekali terjadi pencurian kotak amal, dan sudah kami laporkan ke polisi,” terangnya saat berada di Polsek Baamang.

Pencurian kotak amal masjid, lanjutnya, sangat meresahkan karena uang infak warga di kotak amal, digunakan untuk operasional masjid. Pihaknya sangat bersyukur dengan tertangkapnya pelaku pencurian kotak amal tersebut. c-arb

Pos terkait