Tim Gugus Tindak Ribuan Kendaraan

  • Whatsapp
Tim Gugus Tindak Ribuan Kendaraan
Tim Gugus Tugas Covid-19 saat melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang memasuki Kota Palangka Raya di Pos Libas Kelurahan Pahandut Seberang, beberapa waktu lalu. TABENGAN/RONNY GUNTUR
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya Alman Pakpahan menuturkan, pihaknya telah menindak ribuan kendaraan yang ingin memasuki Kota Palangka Raya sebagai upaya tindak lanjut atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H Dalam Rangka Pencegahan Covid-19.

“Dalam Permenhub tersebut telah diatur dengan jelas untuk sistem transportasi selama diberlakukannya pembatasan pergerakan manusia dan barang selama musim mudik tahun ini. Sudah berlaku dan kita terapkan per tanggal 24 April kemarin,” katanya.

Adapun selama kurang lebih dua minggu pengawasan sejak 22 April hingga 7 Mei 2020, dikatakannya, telah dilakukan pemeriksaan terhadap 60.104 orang. Ada sebanyak 33.940 orang yang diperiksa di Pos Lintas Batas (Libas) Kelurahan Pahandut Seberang dan 26.124 orang diperiksa di Pos Libas Kecamatan Sebangau.

Untuk Pos Libas Kelurahan Pahandut Seberang, total kendaraan roda empat yang diperiksa 7.992 unit, roda dua yang diperiksa 12.771 unit, angkutan barang 2.106 unit. Sedangkan sanksi berupa kendaraan yang disuruh putar balik sebanyak 751 unit, sanksi bagi orang yang tak gunakan masker sebanyak 1.002 orang, dan orang yang memiliki suhu tubuh di atas 37 derajat celcius berjumlah 22 orang.

Sedangkan untuk Pos Libas Kecamatan Sebangau, total kendaraan roda empat yang diperiksa berjumlah 7.031 unit, roda dua yang diperiksa 7.732 unit, dan angkutan barang sebanyak 2.939 unit. Dan mereka yang diberikan sanksi berupa putar balik kendaraannya sebanyak 730 unit, penindakan bagi yang tak gunakan masker sebanyak 812 orang, dan orang yang memiliki suhu tubuh di atas 37 derajat Celcius berjumlah 20 orang.

“Pengawasan terhadap kendaraan yang masuk wilayah zona merah penyebaran Covid-19 semakin diperketat, terlebih Permenhub juga telah dikeluarkan untuk tidak melakukan mudik saat ini. Apalagi sekarang Palangka Raya sudah berlakukan PSBB. Dengan adanya PSBB ini yang sudah berlaku dan aturan mainnya sudah ada Perwali, maka kita akan memperketat lagi pemeriksaannya,” tutur Alman kepada Tabengan, Rabu (13/5).

Untuk itu Alman mengimbau kepada masyarakat yang memiliki rencana kembali ke Kota Cantik, agar memikirkan kembali keputusannya. Mengingat telah semakin diperketatnya arus keluar masuk manusia selama PSBB, juga demi memutus mata rantai Covid-19 dan melindungi keluarga di kampung halaman.

“Apalagi jika ada yang memiliki gejala klinis dan suhu tubuhnya di atas 37 derajat Celcius, lebih baik tidak berpergian ke Kota Palangka Raya. Kecuali yang bersangkutan siap untuk di karantina selama 14 hari pada rumah isolasi yang telah disediakan oleh Pemko saat tiba di sini,” pungkasnya. rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas