Dewan Harap Pemberian Sanksi Secara Humanis dan Persuasif

  • Whatsapp
Dewan Harap Pemberian Sanksi Secara Humanis dan Persuasif
NOORKHALIS RIDHA

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha sangat menyayangkan sikap petugas yang menghukum beberapa warga kota setempat, dengan memberikan sanksi berupa push up ketika kedapatan tidak menggunakan alat pelindung diri (ADP) masker saat bepergian keluar rumah. Bahkan aksi tersebut sempat viral di media sosial.

“Seharusnya petugas lebih bijak, misalnya menanyakan terlebih dahulu kenapa tidak menggunakan masker, apakah ketinggalan atau memang tidak memilikinya. Jangan memberikan hukuman seperti itu,” kata Ridha, kemarin.

Apabila warga memang tidak memiliki masker, lanjutnya, menjadi kewajiban petugas untuk memberikan masker. Namun bila petugas tersebut tidak memiliki stok masker untuk diberikan, bisa memberi pengertian kepada warga untuk membeli masker sendiri.

“Kedepankan sikap humanis dan persuasif. Dan ada baiknya kedepannya jika di setiap pos untuk menyiapkan masker cadangan,” saran politikus PAN ini.

Intinya, kata Ridha, dalam penindakan lebih mengedepankan humanis. Jika ada yang tak gunakan masker, lebih baik jika KTP atau SIM yang bersangkutan ditahan terlebih dahulu, kemudian orang tersebut disuruh pulang untuk mengambil maskernya, baru mengambil kembali kartu identitasnya.

“Sikap itu jauh lebih humanis daripada memberikan hukuman, apalagi ini bulan Ramadan. Pada tahap awal pembatasan sosial berskala besar (PSBB), imbauan dan sosialisi sangat penting disampaikan kepada masyarakat,” pungkasnya.rgb

Pos terkait