Dinilai Sering Bantu Kegiatan Kemanusiaan, LSR LPMT Dibantu 150 Paket Sembako

  • Whatsapp
Dinilai Sering Bantu Kegiatan Kemanusiaan, LSR LPMT Dibantu 150 Paket Sembako
Wakil Direktur RSUD Doris Slyvanus Thedorus Sapta Atmaja saat menyerahkan Sembako untuk LSR. Tampak paket sembako dari Wakil Ketua DPRD Kota Palangka Raya Wahid Yusuf untuk LSR.

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Seabrek kegiatan kemanusiaan yang dilakukan LSR LPMT Kalteng selama ini membuat beberapa pihak bersimpati untuk memberikan bantuan sebagai penghargaan organisasi kemasyarakat yang diketuai oleh Agatisiansyah ini. Simpati tersebut diantaranya datang dari Wakil Ketua 1 DPRD Kota Palangka Raya Wahid Yusuf dan Wakil Direktur RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya dr Theodorus Sapta Atmaja, dengan memberikan 150 paket sembako untuk LSR LPMT Kalteng,yang diserahkan pada Senin 11 Mei 2020.

Wahid Yusuf yang dihubungi via Whatsapp mengatakan, ini bentuk apresiasi atas gerakan kemanusiaan yang selama ini dijalankan dan dilakukan oleh organisasi LSR LPMT Kalteng yang selalu aktif membantu masyarakat.

“Saya sangat apresiasi dengan apa yang dilakukan organisasi LSR LPMT Kalteng selama ini. Selain kreatif mereka juga bahu-membahu membantu masyarakat yang membutuhkan,” kata Wahid.

Sementara itu, Theodorus Sapta Atmaja ditemui usai menyerahkan sembako kepada LSR LPMT Kalteng, juga sangat mengapresiasi gerakan kemanusiaan yang dilakukan LSR kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Saya memberikan paket Sembako kepada LSR, karena mereka sering membantu membawa masyarakat tidak mampu berobat. Selama ini LSR terus berkoordinasi dengan RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, dalam membantu masyarakat tidak mampu yang membutuhkan pengobatan,” ungkap dr Theo sapaan akrabnya.

Ditempat sama, Ketua Umum LSR LPMT Kalteng Agatisansyah melalui Sekretarisnya Suriyansah mengucapkan terima kasih atas bantuan sembako yang diberikan kepada LSR .

“Kita sejak awal dibentuk sudah berkomitmen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, sesuai dengan nama kita “Membela masyarakat yang tertindas”. Gerakan kemanusiaan memang kita lakukan, karena kita merasa senasib dengan mereka yang kita bantu,tapi kalau ada bantuan seperti ini mungkin bonus dari keikhlasan kita,” kata Suriyansah. ***/Ist

Pos terkait