DPRD Kalteng Harus Tegas, Koreksi Anggaran Covid-19 Rp800 M Lebih

  • Whatsapp
DPRD Kalteng Harus Tegas, Koreksi Anggaran Covid-19 Rp800 M Lebih
Sabran Achmad

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Penggunaan anggaran untuk penanganan virus Corona atau Covid-19 di Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi sorotan kalangan DPRD Kalteng. Masalahnya, tidak diketahui secara pasti, berapa jumlah anggaran yang digunakan untuk penanganan, dan apa saja item dalam penggunaan anggaran tersebut.

Menyikapi itu, DPRD Kalteng membentuk panitia khusus (Pansus) untuk dapat melakukan pengawasan dan pengawalan terkait dengan penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kalteng. Langkah awal yang ditempuh Pansus anggaran Covid-19 DPRD Kalteng adalah melakukan silaturahmi ke kediaman tokoh Kalteng Sabran Achmad untuk mendapatkan petunjuk, bimbingan, dan wejangan dalam melaksanakan tugas.

Sabran yang dibincangi terkait dengan silaturahmi tersebut, menyampaikan, benar ada kunjungan silaturahmi dari Pansus anggaran Covid-19 DPRD Kalteng. Ada beberapa hal yang disampaikan pada kesempatan itu, yang semata-mata untuk memberikan semangat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Sabran mengatakan, pemerintah daerah terdiri atas 3 lembaga, eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Artinya, DPRD Kalteng memiliki jenjang yang sama tingginya dengan Gubernur Kalteng. Wajar, apabila DPRD Kalteng ingin mendapatkan penjelasan penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19, sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.

Sabran menegaskan, DPRD Kalteng dipilih oleh masyarakat, di pundaknya dipercayakan masyarakat dalam hal-hal yang berkenaan dengan pengelolaan anggaran daerah untuk kesejahteraan masyarakat. Tidak itu saja, anggota DPRD Kalteng dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dilindungi oleh UU.

“Saya meminta, DPRD Kalteng untuk dapat tegas dalam mengambil kebijkan. Masalah anggaran itu, DPRD Kalteng tentu sudah tahu dan lebih berpengalaman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Tanggung jawab DPRD Kalteng melakukan pengawasan terkait dengan penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19 yang diduga mencapai Rp800 miliar lebih,” kata Sabran, di Palangka Raya, Minggu (10/5).

Infromasinya, kata Sabran, Pansus anggaran Covid-19 tidak ada mendapatkan penjelasan terkait dengan jumlah anggaran yang digunakan untuk penanganan Covid-19 ini, dana apa saja item dari anggaran sebesar itu. Tentu, sebagai orang tua tidak bisa mendikte anak-anaknya, namun sekadar mengingatkan agar dalam menjalankan tanggung jawab dilandasi dengan komitmen penuh. ded

Pos terkait