Pemprov Terus Wujudkan Swasembada Pangan

  • Whatsapp
Pemprov Terus Wujudkan Swasembada Pangan
Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran berada dalam helikopter untuk memantau wilayah Kalteng, Rabu (29/4).
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Dalam rangka mewujudkan program peningkatan produksi swasembada pangan menuju Kalteng Berkah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan setempat memberikan dukungan sarana produksi kepada petani di beberapa lokasi sentra produksi padi di daerah ini.

Tidak hanya sarana produksi (saprodi) berupa benih varietas unggul yang diberikan kepada petani, sebagian daerah yang spesifik dengan pola tanam padi lokal, juga diberikan stimulasi berupa benih varietas lokal, seperti siam epang, untuk di daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kalteng Sunarti, di Palangka Raya, baru-baru ini.

Bantuan bibit varietas siam epang di daerah Kabupaten Kotawaringin Timur tersebu ada seluas 95 hektare (Ha), ditanam pada musim tanam Oktober-Maret (Okmar) 2019/2020 di kecamatan Teluk Sampit, Kotawaringin Timur.

Dari luasan tersebut, yang telah panen seluas 25 Ha di Desa Kuin Permai, pada Sabtu 2 Mei 2020 yang lalu. Sementara sisanya seluas 70 hektare di desa Lampuyang, diperkirakan akan panen bertahap dalam beberapa minggu ke depan, ujar Sunarti.

Panen padi di desa Kuin Permai, Kecamatan Teluk Sampit, juga dihadiri Camat Teluk Sampit Juliansyah, Kepala Desa Kuin Permai, Repandi Apriadi serta mantri tani dan PPL setempat.

Mereka juga mengapresiasi kelompok tani yang diketuai Roby, untuk tetap bercocok tanam, namun ditengah pandemi Covid-19 saat ini, agar mereka menggunakan alat pelindung diri ketika berada di sawah dan mematuhi anjuran social distancing dalam melakukan aktivitas di luar rumah.

Sedangkan hasil ubinan yang diperoleh dari provitas padi siam epang yang dipanen tersebut mencapai 7 ton/Ha gabah kering panen. Sementara total luas panen di kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, dari Januari hingga awal Mei 2020 telah mencapai 3.500 Ha. dkw

iklan atas

Pos terkait

iklan atas