Satu Positif Tertular, Puskesmas Panarung Ditutup

  • Whatsapp
Satu Positif Tertular, Puskesmas Panarung Ditutup
Tampak UPTD Puskesmas Panarung tutup semenjak ada salah satu petugas medisnya positif Covid-19. Tabengan /Yulianus
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Andjar Hari Purnomo mengatakan, pihaknya harus menutup sementara pelayanan kesehatan di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Kelurahan Panarung selama kurang lebih 2 minggu terhitung sejak tanggal 11-23 Mei 2020.

Menurutnya, hal tersebut perlu untuk dilakukan karena terdapat tenaga kesehatan yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 setelah melakukan sejumlah pemeriksaan kesehatan.

“Benar, Puskesmas Panarung saat ini akan dilakukan penutupan sementara karena ditemukan adanya kasus positif Covid-19 di sana,” ujarnya saat dikonfirmasi Tabengan, Minggu (10/5).

Untuk jumlah tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif terpapar, diungkapkannya ada 1 orang dan 30 orang tenaga kesehatan yang menjalani isolasi mandiri untuk mencegah penularan dan penyebaran Covid-19.

“Di sana terjadi penularan transimsi lokal antarpetugas kesehatan. Mereka yang dinyatakan positif, saat ini telah mendapatkan perawatan dan penanganan lebih lanjut di RSUD Doris Sylvanus,” bebernya.

Ditambahkannya, untuk warga Kelurahan Panarung yang ingin berobat maka sementara waktu dialihkan ke puskesmas terdekat khusus untuk pasien umum. Sedangkan untuk masyarakat yang terdaftar sebagai peserta BPJS diarahakan ke Puskesmas Kelurahan Menteng dan Pahandut.

“Selain itu pihaknya juga kami akan melakukan sterilisasi di sana dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan, sesuai dengan protokol kesehatan terhadap kasus positif lainnya,” tukasnya.

Terpisah, Kepala UPTD Puskesmas Panarung Sri Hartinah kepada awak media mengatakan, satu nakes yang positif Covid-19 tersebut terjadi melalui transmisi lokal yang di ketahui tertular oleh suaminya yang beberapa waktu lalu pernah melakukan perjalanan ke luar daerah.

Sri mengungkapkan, yang bersangkutan sebelumnya sudah menjalani isolasi mandiri dan pengobatan sejak 40 hari lalu. Setelah itu Dinkes Kota Palangka Raya melalukan tracing siapa saja yang pernah kontak erat dengan yang bersangkutan.

Hasil tracing tersebut didapati ada 20 nakes di Puskesmas tersebut yang diketahui kontak erat dengan pasien, sehingga ke 20 orang tersebut di arahkan untuk wajib melakukan swab tes dan melaksanakan isolasi diri sembari menungu hasil tes tersebut.

“Maaf kepada masyarakat yang ingin mendapatkan layanan keehatan di Puskesmas Panarung, untuk saat ini terpaksa ditutup sementara agar mencegah penyebaran Covid-19. Dan puskesmas akan kembali dibuka setelah seluruh tenaga kesehatan tersebut dinyatakan sehat dan negatif Covid-19,” kata Sri.

Sembuh Bertambah
Sementara itu penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kalimantan Tengah (Kalteng) semakin meluas. Data yang disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng yang juga Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, mengatakan, jumlah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 kembali bertambah 1 orang, sehingga total yang dinyatakan positif berjumlah 193 pasien.

Penambahan, kata Sugianto, juga terjadi pada pasien yang dinyatakan sembuh. Dimana sebanyak 8 pasien dinyatakan sembuh, sehingga total yang dinyatakan sembuh sebanyak 39 pasien. Sementara yang masih dalam perawatan berjumlah 147 pasien. Jabarannya, sekarang ini 147 dalam perawatan, 39 sembuh, dan 7 meninggal dunia.ded/rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas