Anggota PWI Terima Bantuan dari Sugianto Sabran

  • Whatsapp
Anggota PWI Terima Bantuan dari Sugianto Sabran
Ketua PWI Provinsi Kalteng HM Haris Sadikin menerima secara simbolis bantuan pribadi dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Agustiar Sabran.

PALANGKARAYA/tabengan.com – Sebanyak 151 orang wartawan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah yang berdomilisi di Palangka Raya, menerima bantuan dari Gubernur Sugianto Sabran. Bantuan berupa paket sembako yang disalurkan melalui Dewan Adat Dayak (DAD) setempat. Penyerahan simbolis bantuan dilakukan Ketua Harian DAD Mambang Tubil, Jumat (8/5).

Bantuan merupakan sumbangan pribadi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan anggota DPR-RI Agustiar Sabran. Dana diambil dari gaji, honor, dan biaya rumah tangga Sugianto Sabran sebagai Gubernur selama lima tahun. Kemudian gaji dan tunjangan Agustiar Sabran sebagai anggota DPR-RI selama lima tahun menjabat.

Ketua Harian DAD Mambang Tubil mengungkapkan, pihaknya terus menyalurkan bantuan pribadi dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Agustiar Sabran. DAD dipercaya sebagai salah satu lembaga yang menyalurkan bantuan pribadi keduanya. Selain DAD ada organisasi mahasiswa, keagamaan dan relawan.

“Kami menyerahkan bantuan untuk anggota PWI, dan IJTI. Totalnya ada 200 paket yang dibagikan. Pembagian bertahap. Kebetulan sekarang memang untuk PWI dan IJTI,” tegas Mambang, di sela penyerahan.

Ketua PWI Provinsi Kalteng HM Haris Sadikin memberikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan anggota DPR-RI Agustiar Sabran. Perhatian keduanya sangat berarti untuk wartawan yang bertugas di tengah pandemi covid-19.

“Bantuan yang diberikan tentu sangat bermanfaat. Apalagi wartawan banyak yang mengalami kesulitan perekonomian di tengah pandemi. Kami doakan, semoga bantuan menjadi berkah, dan mendatangkan rezeki bagi beliau berdua,” ungkap Haris.

Dijelaskan Haris, tidak bisa dipungkiri, wartawan menjadi profesi rentan saat pandemi covid-19. Tidak hanya rentan dari sisi kesehatan, kekuatan ekonomi wartawan semakin melemah. Itu dipengaruhi pendapatan media yang semakin menurun. Kondisi tersebut, sebagai dampak dari banyak perusahaan yang mengentikan operasional.

Dampak ekonomi yang dihadapi wartawan, ungkapnya, tentu berpengaruh besar terhadap kehidupan. Untuk itu, wartawan menjadi salah satu profesi yang memang perlu mendapatkan perhatian dari semua pihak. Namun bantuan hendaknya diberikan kepada lembaga terpercaya, agar tepat sasaran.

“Kami mengajak semua pihak bersama melawan pandemi covid-19. Mari kita bergandengan tangan, melawan covid-19,” ungkap Haris

Terpisah, anggota DPR-RI Agustiar Sabran mengungkapkan, hubungannya dengan wartawan sudah sangat baik. Bahkan seluruh agenda dirinya selalu mendapatkan respon positif dari wartawan. Karena itu, ia berinisiatif menyalurkan bantuan lewat DAD kepada wartawan yang menjadi anggota PWI.

“Jujur saya bisa seperti sekarang, sedikit banyak atas bantuan wartawan. Semua aktivitas saya diekspos dan mendapatkan perhatian publik. Itu karena ekspos yang dilakukan wartawan melalui media,” tegas Agustiar.

Bantuan yang disalurkan, jelasnya, merupakan dana pribadi darinya bersama Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. Gubernur menyumbangkan gaji, honor, dan biaya rumah tangga selama lima tahun menjabat dengan nilai Rp9 miliar. Sedangkan dirinya mengambil gaji dan tunjangan selama lima tahun sebagai anggota DPR-RI senilai Rp4 miliar.**/dor

Pos terkait