Pengangguran di Kalteng Meningkat

  • Whatsapp
Pengangguran di Kalteng Meningkat

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Dampak pandemi Covid-19 memengaruhi naiknya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Kalimantan Tengah. Sebagaimana rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng tercatat per Februari 2020 terjadi kenaikan jumlah TPT sebesar 3,39 persen atau naik 0,06 poin dibanding pada tahun lalu, Februari 2019.

Sedangkan jumlah angkatan kerja di Kalteng pada Februari 2020 sebanyak 1.431,5 ribu orang. Bertambah 15,3 ribu orang dibanding Februari 2019.

“Penduduk yang bekerja sebanyak 1.382,9 ribu orang, meningkat 13,9 ribu orang dibanding Februari 2019,” beber Kabid Statistik Sosial BPS Kalteng Ambar Dwi Santoso, Selasa (5/5).

Lebih lanjut dikatakannya, lapangan pekerjaan utama yang banyak menyerap tenaga kerja terdapat pada sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 35,93 persen, sementara pada sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 15,95 persen, serta administrasi pemerintah, pertahanan dan jaminan sosial sebesar 8,17 persen.

Kemudian, Ambar menyebutkan, pada Februari 2020, 49,30 persen penduduk bekerja pada kegiatan formal dan 50,70 persen pada kegiatan informal. “Selama Februari 2019-Februari 2020, pekerja formal meningkat 4 poin,” ungkapnya.

Sementara dikatakan pula sebanyak 32,01 persen penduduk bekerja kurang dari 35 jam seminggu. Dari pekerja tersebut, 6,44 persen adalah setengah penganggur dan 25,57 persen pekerja paruh waktu.

“Dalam setahun terakhir, setengah penganggur turun 0,26 poin, sementara pekerja paruh waktu naik 5,46 poin” imbuhnya. dsn

Pos terkait