Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya Akui Terlambat Membayar Uang Jasa Karyawannya

  • Whatsapp
Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya Akui Terlambat Membayar Uang Jasa Karyawannya
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Ditengah lesunya usaha perhotelan karena wabah Covid-19, namun Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya ternyata 11 kamar rata-rata per hari. Hal ini dikatakan Deddy, AFC Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya kepada Tabengan, Kamis (7/5). Dikatakannya bahwa pihaknya tetap melakukan aktivitas perhotelan sekalipun kondisi dan situasi yang sangat terbatas.

“Jumlah karyawan saat ini masih 98 orang, kami juga tetap jalan dengan kondisi seperti ini. Untuk karyawan kita masuk bergiliran jadi sesuai kebutuhan, dengan tingkat hunian yang minim,” bebernya.

Deddy juga menegaskan, pihak managemen akan tetap membayarkan uang jasa Karyawan dan Tunjangan Hari Raya (THR) yang merupakan hak karyawan Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya. Namun diakui bahwa dengan kondisi yang ada saat ini pembayaran tidak dapat dilakukan dengan lancar.

“Uang jasa karyawan tetap kita bayarkan, tetapi pembayarannya agak terlambat begitu juga dengan THR tetap akan kita bayarkan,” tutupnya.

Sementara itu Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia No. Per-02/Men/1999 Tentang Pembagian Uang Service pada Usaha Hotel, Restoran dan Usaha Pariwisata lainnya dan Bahwa uang service pada usaha hotel, restoran dan usaha pariwisata lainnya diperuntukkan bagi para pekerja sebagaimana tercantum dalam Surat keputusan Menteri Perekonomian No. 706/1956; menyebutkan Uang Jasa Karyawannya wajib dibayarkan, yang besarannya telah disepakati.dsn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas