Jumlah Penumpang Penerbangan Kalteng Turun 13,90 Persen

  • Whatsapp
Jumlah Penumpang Penerbangan Kalteng Turun 13,90 Persen
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Sejak wabah Covid-19, frekuensi penerbangan di Kalimantan Tengah turun sebanyak 7,20 persen, dari sebelumnya 1.709 penerbangan pada Februari 2020 menjadi 1.586 penerbangan di bulan Maret 2020.

Jumlah penumpang melalui transportasi udara turun sebanyak 13,90 persen, dari 119.908 orang pada Februari 2020 menjadi 103.239 orang di Maret 2020.

Sementara arus lalu lintas barang melalui udara turun sebanyak 8,71 persen, dari 1.332 ton pada Februari 2020 menjadi 1.216 ton dibulan Maret 2020.

Hal ini disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng melalui rilis yang disampaikan Bambang Supriono, Kabid Statistik Distribusi, Senin (4/5/2020).

Bambang mengatakan, penurunan frekuensi penerbangan terjadi hampir di seluruh bandara utama di Kalimantan Tengah.

“Penurunan tertinggi terjadi di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya sebanyak 74 penerbangan, diikuti oleh Bandara Iskandar Pangkalan Bun 33 penerbangan dan Bandara H Asan Sampit sebanyak 12 penerbangan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, secara umum, penurunan frekuensi penerbangan juga diikuti oleh berkurangnya jumlah penumpang dan volume arus barang.

“Jumlah penumpang yang berkurang 13,90 persen, berasal dari jumlah penumpang datang sebesar 17,36 persen dan penumpang berangkat sebanyak 10,33 persen. Sementara itu, volume arus barang juga menurun 8,71 persen, berasal dari volume bongkar barang sebesar 3,60 persen dan muat barang sebesar 18,01 persen,” imbuhnya. dsn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas