OTG di Kalteng Mencapai 1.417 Orang

  • Whatsapp
OTG di Kalteng Mencapai 1.417 Orang
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Jumlah yang terkonfirmasi positif Corona Virus atau Covid-19 kembali bertambah sebanyak 2 orang, sehingga sampai saat ini jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah ini menjadi 184 orang.

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng mengatakan, sampai hari Selasa, (5/5), pukul 15.00 WIB, jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah ini sebanyak 184 orang.

Jumlah tersebut bertambah sebanyak 4 orang dari sehari sebelumnya, yang tercatat sebanyak 180 orang. Sementara penambahan 2 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut berasal dari Kota Palangka Raya dan dari kobar 2 orang. Dari jumlah tersebut, yang dalam perawatan sebanyak 161 orang atau bertambah 4 orang, sembuh 16 orang dan meninggal 7 orang.

Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yaitu sebanyak 389 orang atau tetap dari sehari sebelumnya. Sedangkan ODP terbanyak di Kota Palangka Raya, yaitu sebanyak 147 orang.

Sedangkan jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 1.417 orang atau berkurang 14 orang dari sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak sebanyak 1.403 dan OTG terbanyak di Kabupaten Murung Raya sebanyak 372 orang.

Adapun jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), yaitu sebanyak 60 orang atau bertambah sebanyak 6 orang dari sehari sebelumnya yaitu sebanyak 54 orang.

Sedangkan sebaran pasien Covid-19 di Kalteng yaitu, Kota Palangka Raya yang terkonfirmasi positif sebanyak 53 orang, dalam perawatan 42, sembuh 9 dan meninggal 2. Katingan 10 dalam perawaran 9, sembuh 1. Kotawaringin Timur 16 dalam perawaran 12, sembuh 2 dan meninggal 2.

Kotawaringin Barat 29 dalam perawaran 27 sembuh 2, Lamandau 3, Seruyan 2, Pulang Pisau 5 dalam perawatan 4, sembuh 1. Kapuas 12 dalam perawaran 10 dan meninggal 2, Gunung Mas 2, Barito Selatan 9, Barito Timur 7 dalam perawatan 5, sembuh 1 dan meninggal 1, Barito Utara 3 dan Murung Raya 32.

Sampai saat ini total yang dilakukan tes RT-PCR yaitu sebanyak 649 orang, dimana yang terkonfirmasi positif sebanyak 184 orang, negatif 267 orang dan sedang diperiksa, yaitu sebanyak 200 orang.

Sementara itu, di Indonesia sendiri, berdasarkan data www.covid19.go.id sampai dengan 5 Mei 2020 pukul 16.00 WIB, positif berjumlah 12.071. Pasien sembuh sebanyak 2.197 orang, dan meninggal dunia mencapai 872 pasien, tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Tingkat dunia, terdapat 213 negara atau kawasan yang terdampak Covid-19. Dari semua negara tersebut, terdapat 3.660.055 kasus Covid-19 yang terkonfirmasi, dengan angka kematian mencapai 252.675 pasien, sementara yang sembuh 1.203.850 pasien.

Penderita di Kobar
Juru bicara percepatan penanganan Covid-19 Kobar Achmad Rois dalam konfrensi persnya, Selasa (5/5) sore, menjelaskan, penambahan 2 orang positif terinfeksi Covid-19 ini berdasarkan hasil pemeriksaan swab sampel yang dikirim ke BBTKL-PP Banjarbaru pada tanggal 29 April 2020 lalu. Dan keduanya merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang berasal dari Desa Purbasari dan Kelurahan Sidorejo.

“Kedua orang yang baru terkonfirmasi positif Covid-19 ini berasal dari Desa Purbasari dan Kelurahan Sidorejo, dimana untuk 1 orang merupakan klaster perjalanan Gowa dan 1 orang klaster Temboro, sehingga sampai hari ini sudah ada 2 orang Santri Pesantren Temboro asal Kobar yang terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Achmad Rois juga sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kobar.

Dalam kesempatan itu juga Rois menambahkan perkembangan kasus Covid-19 di Kobar, saat ini jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 15 orang, yang tersebar di 11 desa/kelurahan yang ada di 5 kecamatan, dan saat ini tidak ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) namun secara kumulatif pasien Covid-19 positif di Kabupaten Kobar sebanyak 29 orang, dengan rincian 27 orang dalam perawatan dan 2 orang dinyatakan telah sembuh.

“Pada pemeriksaan sampel swab yang kita kirim pertama kali ke BBTKL-PP Banjarbaru didapatkan hasil pemeriksaan yang menyatakan negatif Covid-19 sebanyak 21 orang,” ujar Achmad Rois. dkw/c-uli

iklan atas

Pos terkait

iklan atas