Buron 12 Hari, Pembunuh Penjual Buku Akhirnya Ditangkap Tim Gabungan

  • Whatsapp
Buron 12 Hari, Pembunuh Penjual Buku Akhirnya Ditangkap Tim Gabungan

KUALA KAPUAS/tabengan.com – Setelah sempat 12 hari menjadi buronan Polsek Kapuas Tengah akibat melakukan anirat pada Kamis, 23 April 2020, di depan Losmen Citra Pujon yang menyebabkan Rodiyanto, penjual buku keliling meninggal dunia, Ebun alias Bapak Randi akhirnya tidak berkutik saat ditangkap oleh Tim Gabungan Resmob Polres Kapuas, Polsek Kapuas Tengah dan Polsek Timpah serta backup Resmob Polda Kalteng Subdit Jatanras.

Sebagaimana rilis yang disampaikan ke media ini, pelaku berhasil diamankan Tim Gabungan pada Selasa (5/5/2020) sekitar pukul 03.00 WIB, setelah dilakukan pengepungan sekaligus penggerebekan di sebuah rumah pondok dekat eks bansaw Desa Masaran, Kecamatan Kapuas Tengah yang diduga dijadikan tempat persembunyiannya.

Kapolres Kapuas AKBP Essa Estu Utama SIk melalui Kapolsek Kapuas Tengah AKP Ahmad Supian membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan oleh Tim Gabungan tersebut. Menurutnya, usai melakukan pembacokan terhadap korban pelaku langsung melarikan diri.

“Usai diamankan pelaku langsung dibawa ke Mapolsek yang selanjutnya dibawa ke Polres Kapuas guna proses hukum lebih lanjut, akibat melakukan tindak pidana penganiayaan hingga hilangnya nyawa seseorang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 ayat (3) KUHPidana,” katanya.

Seperti diketahui, pelaku Ebun alias Bapak Randi ini melakukan pembacokan pada saat korban Rodiyanto hendak menyerahkan uang pengembalian jual beli buku karena dibatalkan sepihak oleh pelaku yang tidak terima gara-gara istrinya telah membeli buku ke penjual (korban) yang dianggap terlalu mahal.

Setelah batal membeli dan uang yang diminta kembali tidak dipenuhi dengan alasan korban bahwa uang telah disetor ke bos, kemudian pelaku langsung merebut tas selempang warna biru yg diperkirakannya berisi uang.

Tas diambil oleh pelaku kemudian korban berupaya hendak merebut tas tersebut kembali, namun pelaku menyerang dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit yang diambilnya dari dalam mobil pickup yang ditumpangi pelaku. Sabetan celurit ke arah dada sebelah kiri dan korban mengalami luka bacok yang mengakibatkan meninggal dunia saat diangkut mobil ambulans menuju Puskesmas. c-yul

Pos terkait