KONI Kalteng Dukung PON XX Ditunda

  • Whatsapp
KONI Kalteng Dukung PON XX Ditunda
Christian Sancho
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menilai penundaan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX sudah tepat, untuk itu sangat mendukung keputusan tersebut. Penundaan ini akibat dari wabah virus Corona yang hingga kini masih belum berakhir.

Ketua Harian KONI Provinsi Kalteng, Christian Sancho menyampaikan, dengan adanya penundaan ini, maka Cabang Olahraga (Cabor) dan KONI mempunyai waktu yang lebih banyak lagi untuk mempersiapakan para atlet sebelum sebelum bertanding di multi event olahraga nasional ini.

“Penyiapan anggaran para atlet untuk berangkat PON dan kesiapan atlet untuk ikut PON itu bisa lebih matang, karena dengan adanya wabah ini pun kegiatan latihan atlet terbatas, kemudian kesiapan anggaran kita juga mungkin cukup terganggu,” kata Sancho, Senin (4/5/2020).

Semula PON XX akan digelar pada 20 Otober- 2 November 2020 di Papua. Namun, demi mencegah penyebaran Covid 19 lebih luas, maka pemerintah pusat memutuskan menunda pelaksanaannya pada 2021. KONI memiliki waktu yang cukup untuk menentukan dan menyiapkan program latihan terpusat bagi para atlet.

Selain itu, akhir tahun ini juga Kalteng akan menggelar Pilkada serentak untuk Gubernur dan Wakil Gubernur dan 2021 nanti sudah ada gubernur definitif yang sudah mulai aktif kerja, sehingga anggaran sudah mulai bisa difokuskan untuk persiapan menghadapi PON XX, 2021 Papua.

Menurut Sancho, andai pelaksanaan PON XX tidak ditunda maka para atlet tidak bisa menyiapkan diri dengan maksimal untuk tampil di event olahraga antar provinsi di Indonesia ini. Pasalnya, Cabor yang atletnya lolos, tidak bisa menyiapkan atlet dengan maksimal. Latihan ditiadakan meskipun ada beberapa yang tetap latihan di tengh wabah Covid-19 ini.

Kemudian KONI juga sempat mengalami kekosongan ketua umum setelah terjadinya deadlok pada saat Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Desember 2019 dan diambil alih oleh pusat melalui karteker dari KONI Pusat. Setelah itu baru digelar Musorprovlub dan terpilihnya Eddy Raya Samsuri sebagi ketua umum dan Christian Sancho ditunjuk menjadi ketua harian. yml

iklan atas

Pos terkait

iklan atas