Sekeluarga Positif Covid-19

  • Whatsapp
Sekeluarga Positif Covid-19
Direktur RSSI Pangkalan Bun dr Fahruddin bersama Kepala Dinas PUPR Kobar Junni Gultom mempersiapkan kelengkapan ruangan isolasi di Rumah Sakit Kusuma
iklan atas

PANGKALAN BUN/tabengan.com – Dari total 27 orang yang positif terinfeksi Covid-19 di Kobar, salah satunya adalah bayi berusia 1 tahun, dimana anak berjenis kelamin perempuan itu merupakan anak dari salah seorang pasien positif Covid-19 berasal Kelurahan Baru kluster Gowa. Sementara dari jumlah penambahan terbaru pasien positif terinfeksi Covid-19 sebanyak 3 orang, berasal dari klaster Gowa dan klaster Pesantren Temboro.

Direktur Rumah Sakit Sultan Imanudin Pangkalan Bun dr Fahruddin mengatakan, kemarin malam Minggu (3/5) pihaknya menerima hasil swab sampel yang menyatakan 4 orang Terkonfirmasi positif Covid-19, yang salah satunya anak berusia 1 tahun asal Kelurahan Baru. Dan hari ini Senin (4/5) pihaknya kembali menerima hasil swab sampel yang menyatakan 3 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Ketiga orang yang dinyatakan positif Covid-19 itu, yakni 2 orang klaster Gowa dan 1 orang klaster pesantren Temboro yang berusia 22 tahun asal Kelurahan Sidorejo, sehingga total yang positif Covid-19 sebanyak 27 Orang, dimana 2 orang telah sembuh dan 25 orang dalam perawatan,” kata dr Fahruddin kepada Tabengan melalui telepon seluler.

Fahdudin menjelaskan, posisi balita yang positif Covid-19 saat ini masih berada di rumahnya, tetapi tetap isolasi mandiri dan dalam pengawasan ketat. Sebelumnya ayah sang balita itu dinyatakan positif Covid-19, lalu kemudian menyusul ibu dan kakak balita terkonfirmasi positif Covid-19, lalu menyusul kakaknya lagi.

“Jadi dalam satu rumah ini ada 5 orang yang positif terinfeksi Covid-19, pertama bapaknya yang positif, lalu ibu dan kakaknya, kini menyusul anak usia 1 tahun itu bersama kakaknya, untuk saat ini posisi mereka (suami isteri dan 3 anaknya, termasuk bayi) berada di rumahnya, akan kita jemput pada hari Rabu (6/5) lalu kita masukan dalam ruang isolasi yang kita siapkan di rumah sakit Kusuma,” ujar Fahruddin.

Menurutnya, karena fasilitas ruang isolasi di RSSI Pangkalan Bun hanya ada 16 tempat tidur shingga ruangan isolasi Rumah Sakit Sultan Imanudin Pangkalan Bun di pelebar ke rumah sakit Kusuma. Kini pihaknya tengah mempersiapkan semua peralatan standar ruangan isolasi. c-uli

iklan atas

Pos terkait

iklan atas